Berkat Info dari Masyarakat, Polisi Tangkap 2 Pengedar Sabu di Tambora

Kompas.com - 10/10/2019, 22:48 WIB
Ilustrasi narkoba ThinkstockIlustrasi narkoba

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat kepolisian dari Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 2 pria berinisial H (25) dan FE (31) yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu.

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh mengatakan penangkapan terjadi pada Kamis siang (10/09/2019).

Proses penangkapan dilakukan berdasarkan adanya informasi masyarakat. Berdasarkan informasi yang dimaksud, sebuah rumah kost wilayah RW012, Pekojan, diduga menjadi tempat bertransaksi dan pengunaan narkoba.

Dari laporan tersebut, Panit Narkoba Iptu Yugo Pambudi melakukan penyelidikan dan observasi wilayah sekitar rumah kost.

Usai melakukan penyelidikan dan memastikan kebenaran info tersebut, petugas langsung mendobrak pintu kost dan mengamankan H.

Baca juga: Kisah Jumat, Pemilik 350 Gram Sabu yang Ditangkap Hari Jumat

Dari penggerebekan, petugas menemukan 4 paket kecil sabu yang disimpan dalam kotak permen dengan berat sekitar 0,66 gram.

Dari hasil penelusuran, tersangka mengatakan bahwa sabu tersebut didapatkan dari FE(31) yang berada di sekitar Pejagalan, Penjaringan Jakarta Utara.

Petugas pun langsung bergerak melakukan pengembangan kasus dan berhasil mengamankan FE(31) beserta narkotika jenis sabu, berat sekitar 7,18 gram, yang disembuyikan dalam helm warna oranye.

Kedua tersangka dan barang bukti kini diamankan petugas di Polsek Tambora untuk penyidikan lanjut.

Baca juga: Karena Persoalan Sabu, Seorang Pria Dikeroyok Rekannya hingga Tewas

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin menjelaskan, dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan sabu sekitar 7,74 gram dari kedua pelaku, 1 timbangan eletrik, 2 buah HP, dan satu helm warna oranye.

"Tersangka sudah diamankan Polsek Tambora guna penyelidikan lebih lanjut dan dari tersangka juga positif menggunakan narkoba," ucap Supriyatin saat dihubungi, Kamis.

Dari hasil kejahatannya, dua pelaku dapat dijerat dengan Pasal 114 sub Pasal 112 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Megapolitan
WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

Megapolitan
KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

Megapolitan
Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Megapolitan
Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Megapolitan
Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Megapolitan
Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

Megapolitan
Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X