Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Kali Irigasi Cikarang Timur

Kompas.com - 11/10/2019, 11:18 WIB
Pria tanpa identitas ditemuka tewas mengambang di Kali Irigasi, Kampung Lilingir, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jumat (11/10/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIPria tanpa identitas ditemuka tewas mengambang di Kali Irigasi, Kampung Lilingir, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jumat (11/10/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas mengambang di Kali Irigasi, Kampung Lilingir, RT 01, RW 05, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jumat (11/10/2019).

Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sumarjan mengatakan, jenazah ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB oleh masyarakat sekitar.

Pakaian yang dikenakan jenazah saat ditemukan tewas, yakni kaus corak garis merah lengan pendek dan celana pendek.

"Jenazah ditemukan tenggelam di Kali Irigasi. Warga sini mengenali korban sebagai tuna wisma atau gelandangan sehari-harinya. Kita cek, usianya sekitar 50 tahun, badannya kurus, tingginya 156 sentimeter," kata Sumarjan dalam keterangannya, Jumat (11/10/2019).


Berdasarkan keterangan saksi, Sumarjan menambahkan, jenazah ditemukan tersangkut di pintu irigasi. Kemudian, diangkat warga sekitar.

"Tangan kanannya itu kondisinya cacat. Setelah kita periksa juga ini tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Ini murni tenggelam," ujar Sumarjan.

Kini, jenazah sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk jalani pemeriksaan. Polisi juga masih mendalami kasus tersebut guna mencari penyebab pasti korban tewas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

Megapolitan
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Megapolitan
Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Megapolitan
Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X