Tanggapan Kabid Bina Marga soal Keluhan Warga Terkait Penutupan Jalan Ki Hajar Dewantara

Kompas.com - 11/10/2019, 17:46 WIB
Kepala Bidang Bina Marga Tangsel, Budi Rahmat saat mendatangi Polres Tangsel, Jumat (11/10/2019). Kedatangannya untuk membahas dengan Satlantas Polres Tangsel terkait perbaikan jalur Simpang Duren tepatnya Jalan Ki Hajar Dewantara, Sawah Lama, Ciputat, Tangsel. KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIKepala Bidang Bina Marga Tangsel, Budi Rahmat saat mendatangi Polres Tangsel, Jumat (11/10/2019). Kedatangannya untuk membahas dengan Satlantas Polres Tangsel terkait perbaikan jalur Simpang Duren tepatnya Jalan Ki Hajar Dewantara, Sawah Lama, Ciputat, Tangsel.

TANGERANG SELATAN,KOMPAS.com - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang Selatan ( Tangsel) membantah dikatakan belum melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait perbaikan jalur Simpang Duren, tepatnya Jalan Ki Hajar Dewantara, Sawah Lama, Ciputat, Tangsel.

"Kami sudah melakukan sosialisasi kepada restoran siap saji di sekitar jalan yang sedang perbaikan. Kami juga sudah sosialisasi kepada perumahan yang ada di situ," kata Kepala Bidang Bina Marga Tangsel, Budi Rahmat di Polres Tangsel, Jumat (11/10/2019).

Menurut Budi, sosialisasi tersebut dilakukan sebelum pelaksanaan perbaikan jalan dilaksanakan. Saat itu, kata Budi, sosialisasi juga dihadiri oleh pihak Kecamatan, Keluruhan, RW hingga RT.

Baca juga: Penutupan Jalan Ki Hajar Dewantara Tangsel Tak Dikoordinasikan dengan Polisi

"Sosialisasi tingkat kelurahan udah kecamatan sudah, intinya kita udah maksimal. Tapi tentunya belum semua tahu. Tapi dengan kelurhaan, RT dan RW sudah," katanya.

Terkait kemacetan yang terjadi di sekitar jalur Persimpangan Duren, Budi berujar hal itu sudah biasa terjadi, terlebih saat adanya perbaikan jalan.

"Jadi macet itu enggak ada pembangunan aja macet, apalagi ada pembangunan. Tapi intinya kurang sosialisasi untuk ke pengendara aja," katanya.

Sebelumnya, sebagian jalan Ki Hajar Dewantara, Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan, yang sedang dilakukan perbaikan ditutup selama satu bulan. Namun, penutupan jalan tersebut dikeluhkan warga karena tidak adanya sosialisasi.

"Enggak ada sosialisasi ke warga sebelumnya. Tau-tau ada proyek peninggian jalan, jadi saya tidak bisa dagang," kata salah satu warga, Damai (35) saat ditemui di lokasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Megapolitan
Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Megapolitan
Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Megapolitan
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Megapolitan
THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Megapolitan
Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Megapolitan
Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Megapolitan
Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Megapolitan
171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Megapolitan
Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Megapolitan
Dibuka secara Online, PPDB Kota Tangerang Mulai 11 Juni 2020

Dibuka secara Online, PPDB Kota Tangerang Mulai 11 Juni 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Gandeng 36 Lab untuk Tingkatkan Tes PCR Covid-19

Pemprov DKI Gandeng 36 Lab untuk Tingkatkan Tes PCR Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X