Kasino di Kelapa Gading Belum Sempat Beroperasi

Kompas.com - 11/10/2019, 19:18 WIB
Kasino di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara yang di gerebek Polisi pada Kamis (10/10/2019) malam KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIKasino di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara yang di gerebek Polisi pada Kamis (10/10/2019) malam

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanit 2 Subdit 4 Janras Polda Metro Jaya Kompol Hendro mengatakan, kasino yang digerebek polisi di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, belum sempat digunakan.

"Ruko ini belum beroperasi dan tidak ada yang menunggu. Begitu dapat info jika MR (buron) mempunyai cabang usaha di sini kami langsung buka paksa dan segel," kata Hendro di lokasi, Jumat (11/10/2019).

Belum diketahui sejak kapan kasino itu disiapkan oleh MR. Namun, berdasarkan keterangan sekuriti kawasan ruko bernama Sumardi, sudah lama tidak ada aktivitas di lokasi ruko tersebut.


"Udah setahunan lebih, enggak ada apa-apa di situ," ucapnya.

Baca juga: Kasino di Kelapa Gading Milik Bandar Kelompok RBS 29

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, meja judi baccarat memang terlihat belum pernah digunakan. Kursi-kursi yang ada juga terlihat baru.

Akan tetapi, debu di meja dan kursi terlihat cukup tebal. Listrik di ruangan itu juga tak menyala.

Adapun penggerebekan kasino di Kelapa Gading merupakan pengembangan kasus perjudian di Apartemen Robinson lantai 29, Penjaringan, Jakarta Utara.

Hingga saat ini, polisi menetapkan 91 tersangka terkait kasus perjudian tersebut. Sebanyak 42 tersangka berperan sebagai penyelenggara kegiatan perjudian dan 49 tersangka lainnya merupakan pemain.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, seorang pemain judi ditemukan tewas karena nekat melompat dari lantai 29 ketika polisi mendatangi lokasi.

Baca juga: [Video] Melihat Kasino yang Berada di Kelapa Gading

"Memang ada satu orang, mungkin dia ketakutan atau apa ya, dia lari dari pintu belakang kemudian lompat jatuh ke bawah. Kita temukan meninggal dunia," ujar Argo di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (8/10/2019).

Para tersangka dijerat Pasal 303 dan atau 303 bis KUHP tentang Tindak Pidana Perjudian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Megapolitan
Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Megapolitan
Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Megapolitan
Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Megapolitan
Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Megapolitan
Jaksa Tuntut Jefri Nichol dengan Hukuman 10 Bulan Rehabilitasi

Jaksa Tuntut Jefri Nichol dengan Hukuman 10 Bulan Rehabilitasi

Megapolitan
Ini Penyebab Cuaca Jakarta Tembus 36,5 Derajat Celcius Siang Tadi

Ini Penyebab Cuaca Jakarta Tembus 36,5 Derajat Celcius Siang Tadi

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Komisi di DPRD DKI Jakarta

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Komisi di DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Kelompok Peluru Katapel Juga Ingin Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Melepas Monyet

Kelompok Peluru Katapel Juga Ingin Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Melepas Monyet

Megapolitan
Polisi Ungkap Rencana Peledakan dengan Peluru Katapel Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Polisi Ungkap Rencana Peledakan dengan Peluru Katapel Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Mahasiswa Peserta Unjuk Rasa di Patung Kuda Desak Bertemu Presiden Jokowi

Mahasiswa Peserta Unjuk Rasa di Patung Kuda Desak Bertemu Presiden Jokowi

Megapolitan
Pelaku Penggelapan Mobil Rental Berprofesi Sopir Ambulans

Pelaku Penggelapan Mobil Rental Berprofesi Sopir Ambulans

Megapolitan
Koperasi Sudah Tutup, Polisi Sulit Selidiki Penggelapan Dana Simpanan Pegawai Pos di Bekasi

Koperasi Sudah Tutup, Polisi Sulit Selidiki Penggelapan Dana Simpanan Pegawai Pos di Bekasi

Megapolitan
Pemkab Kepulauan Seribu Bangun Jembatan Panah Asmara di Pulau Tidung

Pemkab Kepulauan Seribu Bangun Jembatan Panah Asmara di Pulau Tidung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X