Polisi Selidiki Amblesnya Kontruksi Proyek Tol Depok-Antasari

Kompas.com - 11/10/2019, 19:29 WIB
Konstruksi proyek Tol Desari Tahap II Brigif-Sawangan ambles, Selasa (8/10/2019). Dokumen Polsek LimoKonstruksi proyek Tol Desari Tahap II Brigif-Sawangan ambles, Selasa (8/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya ikut mengusut penyebab amblesnya konstruksi proyek pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) tahap II Brigif-Sawangan, tepatnya di di Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo.

"(Ikut) mengusut, sedang dilakukan penyelidikan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019).

Argo mengungkapkan, penyelidikan dilakukan sejak peristiwa itu terjadi pada Selasa lalu.

"(Penyelidikan dilakukan) sejak kejadian," ujar Argo.


Baca juga: Konstruksi Proyek Tol Desari Ambles, 6 Pekerja Terluka

Konstruksi proyek pembangunan Tol Depok-Antasari tahap II Brigif-Sawangan ambles pada 8 Oktober lalu. Kapolsek Limo, Kompol Iskandar mengatakan, akibat amblesnya konstruksi itu,  enam pekerja proyek terluka.

“Jam 02.00 WIB itu kejadiannya. Mereka luka ringan di bagian tangan karena terkena besi penyangga,” kata Iskandar.

Iskandar menambahkan, amblesnya coran di salah satu konstruksi Tol Desari itu lantaran kerangka dasarnya tidak kuat. Ketika dipijak pekerja, coran itu ambles.

Proyek Jalan Tol Desari Seksi II terbagi atas dua tahap yakni IIA dan II B. Seksi II A mencakup Brigif-Krukut sepanjang 2,7 kilometer. Sementara Seksi II B mencakup Krukut-Sawangan sepanjang 3,6 kilometer. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nadiem Jadi Menteri, Pengemudi Ojol: Semoga Keluh Kesah Kita Mudah Didengar Pemerintah

Nadiem Jadi Menteri, Pengemudi Ojol: Semoga Keluh Kesah Kita Mudah Didengar Pemerintah

Megapolitan
Mahasiswa Bubar, Arus Lalu Lintas Sekitar Istana Merdeka Normal Kembali

Mahasiswa Bubar, Arus Lalu Lintas Sekitar Istana Merdeka Normal Kembali

Megapolitan
Anggota Grup WhatsApp Peluru Katapel Dicuci Otak soal Komunisme dan TKA China

Anggota Grup WhatsApp Peluru Katapel Dicuci Otak soal Komunisme dan TKA China

Megapolitan
Ma'ruf Amin Jadi Wakil Presiden, Tetangganya Berharap Abah Senantiasa Diberi Kesehatan

Ma'ruf Amin Jadi Wakil Presiden, Tetangganya Berharap Abah Senantiasa Diberi Kesehatan

Megapolitan
Usai Dilantik, Tak Ada Pengamanan Tambahan di Rumah Ma'ruf Amin di Koja

Usai Dilantik, Tak Ada Pengamanan Tambahan di Rumah Ma'ruf Amin di Koja

Megapolitan
Fraksi PDI-P Dominasi Pimpinan Komisi dan Badan di DPRD DKI dengan 6 Jabatan

Fraksi PDI-P Dominasi Pimpinan Komisi dan Badan di DPRD DKI dengan 6 Jabatan

Megapolitan
Slankers Jawa Tengah yang Terlunta di Bekasi Hanya Bawa Rp 50.000 Saat Berangkat ke Jakarta

Slankers Jawa Tengah yang Terlunta di Bekasi Hanya Bawa Rp 50.000 Saat Berangkat ke Jakarta

Megapolitan
Lahan Penyimpanan Besi Tua di Mustikajaya Bekasi Terbakar

Lahan Penyimpanan Besi Tua di Mustikajaya Bekasi Terbakar

Megapolitan
64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

Megapolitan
Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Megapolitan
Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Megapolitan
Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Megapolitan
Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Megapolitan
Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X