Polisi Sudah Terima Laporan Remaja 16 Tahun yang Diperkosa Ayah Tiri

Kompas.com - 11/10/2019, 20:14 WIB
Ilustrasi ISTOCKIlustrasi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - H (16) korban pemerkosaan S, ayah tirinya sendiri, kembali mendatangi Polres Tangerang Selatan pada Jumat (11/10/2019) sore. Kedatangan tersebut dengan maksud melaporkan kejadian yang menimpanya setelah sebelumnya ditunda.

Ketua Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Ferry Irawan mengatakan, untuk laporan yang menimpa korban sudah diterima oleh unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Tangerang Selatan secara tertulis.

"Sudah kami laporkan dan sudah diterima secara tertulis. Tadi juga langsung di BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," kata Ferry yang mendampingi korban saat melapor di Polres Tangsel.


Baca juga: Diperkosa Ayah Tiri, Remaja 16 Tahun Mengaku Hamil 2 Kali

Laporan diterima setelah korban melampirkan hasil visum yang dilakukan sebelumnya di Rumah Sakit Umum Tangerang Selatan.

"Kemarin setelah ada surat rekomendasi dari Polres kita langsung visum (Jumat) tadi pagi. Untuk hasilnya sih Senin, karena yang mengambil penyidik, dia yang punya wewenang," katanya.

Sebelumnya, S melakukan pemerkosaan setelah istrinya (ibu korban) meninggal dunia karena sakit.

Baca juga: Diperkosa Ayah Tiri Selama 4 Tahun, Remaja Ini Baru Berani Cerita ke Neneknya

Pelaku mengancam korban dengan menggunakan pisau agar bersedia melayani nafsu bejatnya.

Korban yang merasa terancam dibunuh kemudian tak berani untuk bercerita kepada orang lain.

Merasa perlakuannya tak akan terbongkar, pelaku terus melakukan secara berulang.

Setelah korban bercerita, H ditemani neneknya lalu melaporkan pelaku ke Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang Selatan.

"Tadi kami sudah lapor ke Kanit PPA, tapi belum bisa diterima secara tertulis, karena polisi menyarankan untuk dilakukan visum terlebih dahulu tetapi dokter spesialis visum baru ada hari Jumat besok jam 9 pagi di RSUD Tangsel," tutur Ferry, Kamis (10/10/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Slankers Jawa Tengah yang Terlunta di Bekasi Hanya Bawa Rp 50.000 Saat Berangkat ke Jakarta

Slankers Jawa Tengah yang Terlunta di Bekasi Hanya Bawa Rp 50.000 Saat Berangkat ke Jakarta

Megapolitan
Lahan Penyimpanan Besi Tua di Mustikajaya Bekasi Terbakar

Lahan Penyimpanan Besi Tua di Mustikajaya Bekasi Terbakar

Megapolitan
64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

Megapolitan
Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Megapolitan
Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Megapolitan
Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Megapolitan
Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Megapolitan
Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Megapolitan
Jaksa Tuntut Jefri Nichol dengan Hukuman 10 Bulan Rehabilitasi

Jaksa Tuntut Jefri Nichol dengan Hukuman 10 Bulan Rehabilitasi

Megapolitan
Ini Penyebab Cuaca Jakarta Tembus 36,5 Derajat Celcius Siang Tadi

Ini Penyebab Cuaca Jakarta Tembus 36,5 Derajat Celcius Siang Tadi

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Komisi di DPRD DKI Jakarta

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Komisi di DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Kelompok Peluru Katapel Juga Ingin Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Melepas Monyet

Kelompok Peluru Katapel Juga Ingin Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Melepas Monyet

Megapolitan
Polisi Ungkap Rencana Peledakan dengan Peluru Katapel Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Polisi Ungkap Rencana Peledakan dengan Peluru Katapel Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Mahasiswa Peserta Unjuk Rasa di Patung Kuda Desak Bertemu Presiden Jokowi

Mahasiswa Peserta Unjuk Rasa di Patung Kuda Desak Bertemu Presiden Jokowi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X