Sampah Bambu Sumbat Bendungan di Bekasi, 5 Perumahan Terancam Banjir

Kompas.com - 12/10/2019, 08:15 WIB
Sampah bambu menumpuk di aliran Sungai Cikeas, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, tepatnya di Bendungan Koja, sejak Kamis (10/10/2019). Dokumentasi Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C)Sampah bambu menumpuk di aliran Sungai Cikeas, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, tepatnya di Bendungan Koja, sejak Kamis (10/10/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Tiga perumahan di Kota Bekasi dan dua perumahan di wilayah Kabupaten Bogor terancam dilanda banjir akibat sampah bambu yang menyumbat aliran Sungai Cikeas, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, tepatnya di Bendungan Koja.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) Puarman mengatakan lima perumahan tersebut terancam banjir apabila sampah bambu yang menumpuk di Bendungan Koja tidak segera diangkut.

"Semakin hari sampah akan bertambah. Kalau dibiarkan selama lebih dari tujuh hari atau 10 hari, itu dia akan membendung dan itu cikal bakal banjir bandang," kata Puarman saat dihubungi Kompas.com, Jumat (11/10/2019).

Baca juga: Sampah Bambu Sumbat Aliran Sungai Cikeas di Bendungan Koja Bekasi

Lima perumahan yang terancam banjir yakni, perumahan Villa Nusa Indah III, dan perumahan Villa Mahkota Pesona di Kabupaten Bogor. Kemudian, perumahn Puri Nusaphala, perumahan Mandosi Permai, dan perumahan Jatisari di Kota Bekasi.

Adapun volume sampah bambu yakni sekitar 1.000 meter kubik. Sampah itu sudah menumpuk sejak Kamis (10/10/2019) pagi.

Rencananya, sampah akan diangkut secara manual oleh personel gabungan pada Selasa (15/10/2019). Meski akan diangkut, lima perumahan tersebut tetap terancam dilanda banjir apabila terjadi curah hujan yang besar.

"Kalau terus tersumbat itu ada lima perumahan yang terancam banjir. Itu kalau tidak segera diangkut yah," ujar Puarman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X