Jalur Puncak Padat Sejak Pagi, Polisi Berlakukan One Way

Kompas.com - 12/10/2019, 12:52 WIB
Kepadatan arus lalu lintas di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, terjadi di Simpang Gadog, Ciawi. Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah (one way) dari arah Jakarta menuju Puncak, Sabtu (12/10/2019). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHKepadatan arus lalu lintas di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, terjadi di Simpang Gadog, Ciawi. Polres Bogor memberlakukan sistem satu arah (one way) dari arah Jakarta menuju Puncak, Sabtu (12/10/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Bogor memberlakukan sistem satu arah (one way) di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/10/2019).

Hal tersebut dilakukan karena arus lalu lintas yang mengarah ke Puncak mengalami peningkatan sejak pagi.

Pantauan Kompas.com, peningkatan volume kendaraan di kawasan Puncak terjadi mulai dari pintu keluar Tol Ciawi hingga ke arah kawasan Megamendung.

Baca juga: Jadwal Buka Tutup Jalur Puncak Terbaru dan Rute Alternatif


Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Ajun Komisaris Fadli Amri mengatakan, pemberlakuan one way di jalur Puncak sudah dilakukan sejak pukul 07.00 WIB.

Fadli menuturkan, bertambahnya volume kendaraan yang melintasi kawasan Puncak karena bertepatan dengan libur akhir pekan.

"Iya biasa (one way) setiap Sabtu-Minggu dari Gadog sampai Puncak Pas. Jamnya disesuaikan dengan volume kendaraan," kata Fadli, saat ditemui di Pos Simpang Gadog.

Baca juga: Mulai 27 Oktober, Rekayasa Lalin Pengganti Buka-Tutup Jalan ke Puncak Diuji Coba

Fadli menambahkan, selain itu, ada sejumlah titik yang ditengarai menambah kepadatan arus lalu lintas di jalur Puncak.

Adapun lokasi tersebut adalah di Simpang Pasir Muncang, Simpang Pasir Angin, Simpang Mega Mendung, Simpang Taman Wisata Matahari, Simpang Taman Safari, dan Simpang Warung Kaleng.

Ia pun mengimbau agar masyarakat yang hendak berwisata ke Puncak maupun Cianjur dapat menggunakan jalur alternatif via Jonggol maupun Sukabumi.

"Masyarakat bisa menggunakan jalur alternatif lain seperti Jonggol maupun Sukabumi karena lebih cepat," tutup Fadli.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Slankers Jawa Tengah yang Terlunta di Bekasi Hanya Bawa Rp 50 Ribu saat Berangkat ke Jakarta

Slankers Jawa Tengah yang Terlunta di Bekasi Hanya Bawa Rp 50 Ribu saat Berangkat ke Jakarta

Megapolitan
Lahan Penyimpanan Besi Tua di Mustikajaya Bekasi Terbakar

Lahan Penyimpanan Besi Tua di Mustikajaya Bekasi Terbakar

Megapolitan
64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

Megapolitan
Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Megapolitan
Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Megapolitan
Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Megapolitan
Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Megapolitan
Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Megapolitan
Jaksa Tuntut Jefri Nichol dengan Hukuman 10 Bulan Rehabilitasi

Jaksa Tuntut Jefri Nichol dengan Hukuman 10 Bulan Rehabilitasi

Megapolitan
Ini Penyebab Cuaca Jakarta Tembus 36,5 Derajat Celcius Siang Tadi

Ini Penyebab Cuaca Jakarta Tembus 36,5 Derajat Celcius Siang Tadi

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Komisi di DPRD DKI Jakarta

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Komisi di DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Kelompok Peluru Katapel Juga Ingin Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Melepas Monyet

Kelompok Peluru Katapel Juga Ingin Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Melepas Monyet

Megapolitan
Polisi Ungkap Rencana Peledakan dengan Peluru Katapel Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Polisi Ungkap Rencana Peledakan dengan Peluru Katapel Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Mahasiswa Peserta Unjuk Rasa di Patung Kuda Desak Bertemu Presiden Jokowi

Mahasiswa Peserta Unjuk Rasa di Patung Kuda Desak Bertemu Presiden Jokowi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X