Zulkifli Hasan: Pak Wiranto Sudah Membaik, Masih Latihan Berdiri dan Duduk

Kompas.com - 12/10/2019, 14:52 WIB
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan di RSPAD Gatot Subroto, Sabtu (12/10/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAKetua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan di RSPAD Gatot Subroto, Sabtu (12/10/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menjenguk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di RSPAD Jakarta Pusat pada Sabtu (12/10/2019).

Zulkfli mengatakan, Wiranto mulai membaik setelah ditusuk orang terpapar radikalismedi Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). 

Menurut dia, Wiranto tengah latihan berdiri dan duduk di ruang coronary intensive care unit (CICU).

“Sudah (membaik), ya pemulihan. Kelihatan sekali ya seperti kita. Sudah oke, sudah baik, cuma karena sudah pemulihan, yang kedua masih latihan berdiri, latihan duduk juga. Alhamdulillah ya,” ujar Zulkfli di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu.


Baca juga: Dijenguk Zulhas, Wiranto Sebut Penusuknya Iblis

Ia mengatakan, Wiranto pun sudah bisa diajak berbicara. Wiranto bercerita kepada Zulkifli mengenai penusukannya. 

 

“Itu memang bukan orang agama itu yang melakukan itu (menusuk Wiranto) pasti itu sudah iblis. Kira-kira begitu begitu dan saya setuju,” ujar Zulkfli menirukan perkataan Wiranto padanya di RSPAD Gatot Subroto, Sabtu (12/10/2019).

Ia mendorong agar penegak hukum mengusut tuntas pelaku teror atau terorisme.

Wiranto ditusuk saat tiba di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang setelah menghadiri sebuah acara di Universitas Mathla'ul Anwar.

Baca juga: 3 Anggota TNI yang Dicopot karena Istri Hujat Wiranto di Medsos ...

Menurut polisi, Wiranto menderita luka di tubuh bagian depan. Polisi mengamankan dua pelaku yang terdiri dari satu perempuan dan satu laki-laki.

Keduanya berinisial SA dan FA. Polisi menyebut pelaku terpapar radikalisme ISIS dan tengah mendalami kaitannya dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fraksi PDI-P Dominasi Pimpinan Komisi dan Badan di DPRD DKI dengan 6 Jabatan

Fraksi PDI-P Dominasi Pimpinan Komisi dan Badan di DPRD DKI dengan 6 Jabatan

Megapolitan
Slankers Jawa Tengah yang Terlunta di Bekasi Hanya Bawa Rp 50.000 Saat Berangkat ke Jakarta

Slankers Jawa Tengah yang Terlunta di Bekasi Hanya Bawa Rp 50.000 Saat Berangkat ke Jakarta

Megapolitan
Lahan Penyimpanan Besi Tua di Mustikajaya Bekasi Terbakar

Lahan Penyimpanan Besi Tua di Mustikajaya Bekasi Terbakar

Megapolitan
64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

Megapolitan
Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Megapolitan
Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Megapolitan
Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Megapolitan
Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Megapolitan
Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Megapolitan
Jaksa Tuntut Jefri Nichol dengan Hukuman 10 Bulan Rehabilitasi

Jaksa Tuntut Jefri Nichol dengan Hukuman 10 Bulan Rehabilitasi

Megapolitan
Ini Penyebab Cuaca Jakarta Tembus 36,5 Derajat Celcius Siang Tadi

Ini Penyebab Cuaca Jakarta Tembus 36,5 Derajat Celcius Siang Tadi

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Komisi di DPRD DKI Jakarta

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Komisi di DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Kelompok Peluru Katapel Juga Ingin Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Melepas Monyet

Kelompok Peluru Katapel Juga Ingin Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Melepas Monyet

Megapolitan
Polisi Ungkap Rencana Peledakan dengan Peluru Katapel Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Polisi Ungkap Rencana Peledakan dengan Peluru Katapel Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X