Sarinah, Saksi Bisu Transformasi Jakarta sejak 1960-an

Kompas.com - 12/10/2019, 16:26 WIB
Plang ikonik Sarinah yang telah diperbaiki pascakerusuhan 22 Mei 2019 silam. KOMPAS.com/Vitorio MantaleanPlang ikonik Sarinah yang telah diperbaiki pascakerusuhan 22 Mei 2019 silam.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tepi jalan raya Jalan MH Thamrin, pusat perbelanjaan Sarinah berdiri dengan tinggi mencapai 74 meter. Gedung tersebut menjadi saksi bisu berbagai peristiwa yang pernah terjadi di kawasan pusat Jakarta sejak 1960-an. 

Pada 1962, dalam rangka menyambut penyelenggaraan Asian Games pertama di Indonesia, Presiden Soekarno merencanakan pembangunan Sarinah. Namun, karena beberapa kendala, Sarinah baru benar-benar selesai dibangun pada 1967 dan dibuka untuk umum pada 1968.

"Sarinah ini adalah shopping mall pertama, bukan cuma di Jakarta ya, tapi di Indonesia. Tahun 1962 peletakan batu pertamanya," kata Ira Lathief, pemandu wisata sekaligus pendiri agensi Wisata Kreatif Jakarta dalam Tour Nostalgia Spot Hits 90-an Jumat (11/10/2019). 


Baca juga: Jalan Panjang 29 Karyawan Sarinah yang Berakhir di Balik Jeruji Besi

Nama Sarinah diambil dari nama pengasuh yang bekerja secara cuma-cuma bagi keluarga Soekarno dan bertanggung jawab dalam mengasuh Soekarno sejak kecil. Dalam merawat Soekarno, ia selalu menekankan tiga hal yang harus selalu Soekarno hormati. 

"Soekarno dari kecil selalu diingatkan sama Sarinah untuk hormati wanita, hormati keluarga, dan hormati rakyat kecil," kata Ira. 

Sarinah menjadi sosok yang dianggap penting oleh Soekarno. Berdasarkan penjelasan Ira, Soekarno bahkan pernah membuat buku tentang perempuan Indonesia yang dilandasi pada pandangannya terhadap Sarinah. 

Nama Sarinah jugalah yang dipilh sebagai nama pusat perbelanjaan pertama yang ia dirikan di Indonesia. 

Pada era 90-an, Sarinah sempat menjadi kawasan hits bagi anak-anak muda Jakarta. Tidak seperti sekarang, Jakarta di masa itu belum dibanjiri oleh pusat perbelanjaan. Sarinah menjadi salah satu lokasi hiburan yang dianggap populer. 

"Sarinah dulu di tahun 90-an masih tempat nongkrong anak-anak SMA. Mereka suka jalan-jalan ke sini," kata Ira. 

Di antara sekian banyak toko yang ada di Sarinah, salah satunya yang tak kalah legendaris adalah restoran cepat saji McDonald's.

"Pertama kali McDonald's ada di Indonesia tuh di sini tahun 1991. Dulu cuma nongkrong saja di sini sudah gaul banget," ujar Ira. 

McDonald's Sarinah sebelumnya sempat mengalami pergantian nama. Pemilik restoran tersebut pecah kongsi dan nama McDonald's pun berubah menjadi McJack. Berbeda dengan McDonald's, McJack menggunakan bajak laut sebagai maskotnya. 

Namun, hanya dalam satu tahun, McJack mengalami kerugian. Akhirnya, McJack pun kembali diambil alih oleh McDonald's dan membuat restoran asal California tersebut berdiri di Sarinah hingga sekarang. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Grup WhatsApp Peluru Katapel Dicuci Otak soal Komunisme dan TKA China

Anggota Grup WhatsApp Peluru Katapel Dicuci Otak soal Komunisme dan TKA China

Megapolitan
Ma'ruf Amin Jadi Wakil Presiden, Tetangganya Berharap Abah Senantiasa Diberi Kesehatan

Ma'ruf Amin Jadi Wakil Presiden, Tetangganya Berharap Abah Senantiasa Diberi Kesehatan

Megapolitan
Usai Dilantik, Tak Ada Pengamanan Tambahan di Rumah Ma'ruf Amin di Koja

Usai Dilantik, Tak Ada Pengamanan Tambahan di Rumah Ma'ruf Amin di Koja

Megapolitan
Fraksi PDI-P Dominasi Pimpinan Komisi dan Badan di DPRD DKI dengan 6 Jabatan

Fraksi PDI-P Dominasi Pimpinan Komisi dan Badan di DPRD DKI dengan 6 Jabatan

Megapolitan
Slankers Jawa Tengah yang Terlunta di Bekasi Hanya Bawa Rp 50.000 Saat Berangkat ke Jakarta

Slankers Jawa Tengah yang Terlunta di Bekasi Hanya Bawa Rp 50.000 Saat Berangkat ke Jakarta

Megapolitan
Lahan Penyimpanan Besi Tua di Mustikajaya Bekasi Terbakar

Lahan Penyimpanan Besi Tua di Mustikajaya Bekasi Terbakar

Megapolitan
64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

64 Slankers Terlunta di Bekasi Kehabisan Ongkos Pulang ke Jawa Tengah

Megapolitan
Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Istri Sopir Ambulans Jadi Otak Penggelapan Mobil Rental di Tangsel

Megapolitan
Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Menunggak Iuran BPJS dan Terlilit Hutang, Alasan Pasutri Gelapkan Mobil Rental

Megapolitan
Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Ini Daftar Pimpinan dan Anggota Empat Badan di DPRD DKI

Megapolitan
Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Forum Mahasiswa Bersatu: Jokowi Hanya Umbar Janji Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

Megapolitan
Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Grup Peluru Katapel Komunikasi melalui WhatsApp dengan Menggunakan Sandi Khusus

Megapolitan
Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Jokowi Bagi-bagi Kekuasaan, Mahasiswa: 5 Tahun ke Depan Tak Ada Parpol yang Kritik Pemerintah

Megapolitan
Jaksa Tuntut Jefri Nichol dengan Hukuman 10 Bulan Rehabilitasi

Jaksa Tuntut Jefri Nichol dengan Hukuman 10 Bulan Rehabilitasi

Megapolitan
Ini Penyebab Cuaca Jakarta Tembus 36,5 Derajat Celcius Siang Tadi

Ini Penyebab Cuaca Jakarta Tembus 36,5 Derajat Celcius Siang Tadi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X