Wisata Kreatif Jakarta, Tur untuk Mengenal Ibu Kota

Kompas.com - 12/10/2019, 16:37 WIB
Toko musik Duta Suara, toko retail musik legendaris yang telah berdiri sejak tahun 1970-an di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Toko ini menjadi salah satu spot wisata dalam Tur Nostalgia Spot Hits 90-an pada Jumat (11/10/2019) malam. KOMPAS.com/HILEL HODAWYAToko musik Duta Suara, toko retail musik legendaris yang telah berdiri sejak tahun 1970-an di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Toko ini menjadi salah satu spot wisata dalam Tur Nostalgia Spot Hits 90-an pada Jumat (11/10/2019) malam.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Berangkat dari pemikiran akan ketidaktahuan warga Jakarta terhadap kotanya sendiri, pendiri Wisata Kreatif Jakarta Ira Lathief membentuk agensi wisata dengan konsep yang berbeda.

Paket tur yang disediakan Ira berfokus pada tempat-tempat unik di Jakarta dan sejarah yang ada di baliknya. 

"Selama ini orang Jakarta banyaknya kalau traveling ke luar kota atau luar negeri. Padahal, banyak yang bisa di-explore di Jakarta," kata Ira ketika diwawancarai, Jumat (11/10/2019) lalu. 

Menurut Ira, pelaku tur dengan konsep mengelilingi kota Jakarta masih jarang. Ia sadar, banyak masyarakat Jakarta yang belum mengenal kotanya. Ia pun tak menyangka akan menerima antusiasme yang besar dari para peserta tur. 

"Jadi aku bikin, awalnya dari dua minggu sekali, terus akhirnya seminggu sekali. Akhirnya jadi setiap minggu bisa empat tur, Sabtu dan Minggu, pagi dan sore. Aku yang tadinya sendiri, sekarang timku sudah ada 20 orang," ujar Ira.

Baca juga: Sarinah, Saksi Bisu Transformasi Jakarta sejak 1960-an

Awalnya, Wisata Kreatif Jakarta membuat tur dengan konsep kuliner. Namun, Ira mendapat ide untuk menggabungkan wisata kuliner dengan wisata lain, seperti wisata budaya dan sejarah.  

Sebagian besar peserta yang pernah mengikuti tur buatan Wisata Kreatif Jakarta bergabung ke dalam komunitas yang terhimpun di grup chat WhatsApp dan Facebook. Mereka adalah orang-orang yang tertarik untuk jalan-jalan keliling Jakarta dan bersedia mengikut tur lebih dari satu kali. 

"Sekarang pesertanya sudah hampir 250. Lumayan aktif juga komunitasnya, orang-orang yang masuk adalah orang-orang yang sudah pernah ikut tur kami," ujar Ira. 

Paket tur yang dibuat oleh Ira adalah tur berbayar. Akan tetapi, bagi para anggota komunitas, sesekali Wisata Kreatif Jakarta mengadakan tur gratis. 

"Secara berkala adakan tur gratis untuk anggota komunitas, misalnya kemarin pas ulang tahun kami." 

Meski Wisata Kreatif Jakarta sudah membuat paket dengan rute rutin. Namun ide untuk mengembangkan paket tersebut tidak pernah berhenti. Selalu ada ide-ide baru untuk mengembangkan turnya menjadi lebih baik. 

"Ide bisa dari mana saja, kadang survei di lapangan, kadang online. Ide juga bisa datang dari peserta kita sendiri juga, mereka minta," tutur Ira. 

Saat ini, Wisata Kreatif Jakarta telah mengadakan banyak sekali paket tur dengan konsep yang berbeda-beda. Rute wisata terbarunya adalah Tour Nostalgia Spot Hits 90-an, di mana para peserta diajak bernostalgia dengan mengunjungi tempat-tempat di Jakarta yang sempat populer pada 90-an. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Megapolitan
Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Megapolitan
Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Megapolitan
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Megapolitan
THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Megapolitan
Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Megapolitan
Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Megapolitan
Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Megapolitan
171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Megapolitan
Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Megapolitan
Dibuka secara Online, PPDB Kota Tangerang Mulai 11 Juni 2020

Dibuka secara Online, PPDB Kota Tangerang Mulai 11 Juni 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Gandeng 36 Lab untuk Tingkatkan Tes PCR Covid-19

Pemprov DKI Gandeng 36 Lab untuk Tingkatkan Tes PCR Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X