Kompas.com - 14/10/2019, 09:29 WIB
Aksi palang pintu mengantarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Tangerang Selatan, Muhamad dalam proses pengambilan formulir calon wali kota Tangerang Selatan di DPC PDI-P, Senin (16/9/2019). KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIAksi palang pintu mengantarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Tangerang Selatan, Muhamad dalam proses pengambilan formulir calon wali kota Tangerang Selatan di DPC PDI-P, Senin (16/9/2019).

TANGGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah Tangerang Selatan, Muhamad maju dalam kontestasi Pilkada Tangsel 2020, mendatang. Bahkan ia juga siap mengundurkan diri sebagai aparatur sipil negara (ASN) demi maju menjadi wali kota Tangerang Selatan.

"Siap mengundurkan diri sebagai PNS. Tentu saya akan persiapkan dari sekarang," ujar Muhamad, Senin (14/10/2018).

Untuk jabatan ASN Muhamad masih tersisa empat tahun lagi sebelum memasuki masa pensiun. Tapi bagi Muhamad, risiko keputusan lepas jabatan harus ditanggungnya setelah memutuskan untuk maju di Pilkada 2020.

Bahkan, Muhamad juga telah mempersiapkan diri apabila saat mengikuti kontestasi politik di Tangsel ia mengalami kekalahan.

Baca juga: Masuk Bursa Calon Wali Kota Tangsel, Sekda Muhamad Belum Izin Airin

"Tidak masalah, sudah saya pikirkan. Kalaupun kalah, saya berhenti. Itu sudah konsekuensi politik dan risiko. Kalau kalah ya sudah," katanya.

Muhammad telah memastikan langkahnya dengan mengambil dan mengembalikan formulir penjaringan bakal calon wali kota Tangerang Selatan melalui PDI-P dan PKB.

Muhamad juga sudah mulai mempersiapkan visi dan misi jika terpilih menjadi orang nomor satu di Tangerang Selatan.

"Saya ingin meningkatkan pelayanan masyarakat menjadi lebih baik," ucap Muhamad.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Megapolitan
Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Megapolitan
Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Megapolitan
Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Megapolitan
John Kei: Dulu Nus Kei Orang yang Paling Saya Percaya

John Kei: Dulu Nus Kei Orang yang Paling Saya Percaya

Megapolitan
Dinkes Tangsel: 2 Warga Terinfeksi Virus Corona Varian B.1.617 di Serpong Telah Sembuh

Dinkes Tangsel: 2 Warga Terinfeksi Virus Corona Varian B.1.617 di Serpong Telah Sembuh

Megapolitan
Jasa Raharja Gelar Mudik Online, Bagi Kuota Internet Rp 150.000 untuk 10.000 Pendaftar

Jasa Raharja Gelar Mudik Online, Bagi Kuota Internet Rp 150.000 untuk 10.000 Pendaftar

Megapolitan
John Kei: Nus Kei Tak Bayar Utang Rp 1 Miliar

John Kei: Nus Kei Tak Bayar Utang Rp 1 Miliar

Megapolitan
Puing Longsor yang Sumbat Kali di Jagakarsa Diangkat, Banjir Mulai Surut

Puing Longsor yang Sumbat Kali di Jagakarsa Diangkat, Banjir Mulai Surut

Megapolitan
Urai Kemacetan, Petugas Pemeriksa Kendaraan di Gerbang Tol Bitung Ditambah

Urai Kemacetan, Petugas Pemeriksa Kendaraan di Gerbang Tol Bitung Ditambah

Megapolitan
Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Sriwijaya Air hingga Rp 3 Miliar

Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Sriwijaya Air hingga Rp 3 Miliar

Megapolitan
Pengacara John Kei Mengaku Instruksikan Tagih Utang Nus Tanpa Keributan

Pengacara John Kei Mengaku Instruksikan Tagih Utang Nus Tanpa Keributan

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 6 Mei 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 6 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bogor Hari Ini, 6 Mei 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bogor Hari Ini, 6 Mei 2021

Megapolitan
Ahli Sebut Rizieq Shihab Tak Perlu Dipidana jika Sudah Bayar Denda Kasus Kerumunan

Ahli Sebut Rizieq Shihab Tak Perlu Dipidana jika Sudah Bayar Denda Kasus Kerumunan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X