Polisi Tangkap Komplotan Penjual Materai Daur Ulang di Tangsel

Kompas.com - 15/10/2019, 18:11 WIB
Kepolisian Tangerang Selatan menangkap pelaku penjual materai daur ulang di Jalan Raya Puspiptek, Muncul, Tangerang Selatan,  Selasa (15/10/2019). KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIKepolisian Tangerang Selatan menangkap pelaku penjual materai daur ulang di Jalan Raya Puspiptek, Muncul, Tangerang Selatan, Selasa (15/10/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kepolisian Tangerang Selatan menangkap empat pelaku penjual materai daur ulang di Jalan Raya Puspiptek, Muncul, Tangerang Selatan, Selasa (15/10/2019).

Kanit V Resmob Polres Tangerang Selatan, Ipda Agam Tsaani Rachmat mengatakan, penangkapan pelaku berinisial DR, OP, ED dan DH bermula dari laporan warga tentang adanya proses daur ulang materai di lokasi.

Berbekal laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku DR dan OP.

"Jadi materai asli yang sudah dipakai tapi didaur ulang. Seperti bekas tinta tanda tangan itu dihapus dengan proses menggunakan cairan. Tapi tersangka DR dan OP hanya menjual," kata Agam.

Baca juga: Gelapkan 62 Mobil Seorang Diri, Djeni Raup Rp 2,5 Miliar

Dari penangkapan DR dan OP, polisi melakukan pengembangan ke wilayah Jampang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di sana, polisi menangkap dua pelaku lainnya berinisial DH dan ED.

Menurut Agam, kedua pelaku yang ditangkap hasil pengembangan memiliki peran berbeda.

Baca juga: Seorang Siswa SMP Tewas Setelah Jatuh dari Lantai 4 Sekolahnya

Untuk pelaku DH berperan mendaur ulang materai asli yang pernah terpakai untuk dijadikan seakan seperti baru.

"Kalau tersangka ED itu pengecer yang mendistribusikan ke tersangka DR dan OP untuk dijual," kata Agam.

Dari penangkapan keempat pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 1000 materai yang telah didaur ulang dan cairan pembersih tinta.

Kini, keempat pelaku telah ditahan di Polres Tangerang Selatan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekda DKI Sebut Hak Keuangan TGUPP Juga Dipangkas 25 Persen Seperti PNS

Sekda DKI Sebut Hak Keuangan TGUPP Juga Dipangkas 25 Persen Seperti PNS

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Megapolitan
Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Megapolitan
Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Megapolitan
UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Megapolitan
Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Megapolitan
Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Megapolitan
Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Megapolitan
Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Megapolitan
Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Megapolitan
7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tunjangan PNS DKI Dipangkas 25 Persen, Mengapa THR TGUPP Tetap Penuh?

Tunjangan PNS DKI Dipangkas 25 Persen, Mengapa THR TGUPP Tetap Penuh?

Megapolitan
Viral Unggahan Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Viral Unggahan Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X