Atap Sekolah Ambruk, Murid SLB Bundaku Bekasi Mengungsi

Kompas.com - 15/10/2019, 21:24 WIB
Atap SLB Bundaku di Wisma Asri, Telukpucung, Bekasi Utara ambruk sejak September 2019. Akibatnya, kegiatan belajar-mengajar tak mampu berjalan optimal. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANAtap SLB Bundaku di Wisma Asri, Telukpucung, Bekasi Utara ambruk sejak September 2019. Akibatnya, kegiatan belajar-mengajar tak mampu berjalan optimal.

BEKASI, KOMPAS.com - Kegiatan belajar-mengajar di Sekolah Luar Biasa ( SLB) tipe-C Pariwisata Bundaku di Wisma Asri, Bekasi Utara, terpaksa dipindah ke tempat yang lebih aman. Pasalnya, atap sekolah itu rubuh dan bisa membahayakan para murid.

Untuk sementara, Pemerintah Kota Bekasi berjanji bakal meminjamkan fasilitas ruangan RW 011 di Kelurahan Telukpucung, tak jauh dari SLB Bundaku, untuk relokasi kegiatan belajar-mengajar.

Kepala SLB Bundaku, Anggaraeni Puspa Sari mengatakan, berdasarkan kesepakatan, sedianya fasilitas tersebut sudah bisa dinikmati per Senin (13/10/2019) lalu. Namun, miskomunikasi di tingkat RW menyebabkannya urung terlaksana.

Baca juga: Sudah Sebulan, Atap SLB Bundaku Bekasi Roboh

"Sabtu (lalu) kami sudah bikin sekat untuk kelas di pos RW. Sudah jadi, malamnya saya dapat kabar kalau sekatnya dibongkar oleh mantan ketua RW," ujar perempuan yang akrab disapa Reni kepada Kompas.com, Selasa.

Dalam pesan singkatnya kepada Reni, mantan ketua RW itu, yang mengaku sebagai ketua pengurus mushala setempat, meminta agar Reni bersepakat dulu dengan dirinya ihwal pembuatan sekat itu.

Menurut Reni, alasan itu tak masuk akal karena dirinya telah menembuskan surat izin peminjaman fasilitas itu ke pihak RW yang kini menjabat.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah menyatakan bahwa permasalahan itu sudah beres.

"Kami sudah sepakat sama warga dan tokoh masyarakat bahwa proses belajar-mengajarnya di kantor RW. Sudah clear. Sampai dia punya bangunan baru," ujar Inayatullah melalui telepon, Selasa sore.

Pria yang akrab disapa Inay itu mengatakan tak bisa berbuat banyak karena SLB Bundaku tak berizin. Ia hanya menjamin akan mengawal proses pembuatan izin hingga tingkat provinsi.

"Mungkin kalau sudah ada (izin) ya kami bantu, ke pusat atau ke mana. Kalau enggak ada izinya kan dari mana dasarnya, legal formalnya," ujar Inay.

Baca juga: Keterbatasan Tak Halangi Para Siswa SLB Ini Hasilkan Ratusan Lembar Kain Batik

"Kami membantu supaya proses belajar mengajarnya bisa berjalan saja, supaya anak ini jangan sampai terlantar, kami fasilitasi, kami bantu peminjaman (tempat sementara)," ujar dia.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

Megapolitan
Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Megapolitan
Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Megapolitan
Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Megapolitan
Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Megapolitan
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Megapolitan
THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Megapolitan
Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Megapolitan
Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Megapolitan
Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Megapolitan
171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Megapolitan
Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X