4 Warga Nigeria yang Terjaring Razia di Ciputat Akan Dideportasi

Kompas.com - 15/10/2019, 22:02 WIB
Imigrasi Tangerang melakukan razia Warga Negara Asing (WNA) di Apartement City Light, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Selasa (15/10/2019). Dari razia tersebut, petugas mengamankan satu WNI dan empat WNA asal Nigeria yang tak memiliki izin tinggal. KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIImigrasi Tangerang melakukan razia Warga Negara Asing (WNA) di Apartement City Light, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Selasa (15/10/2019). Dari razia tersebut, petugas mengamankan satu WNI dan empat WNA asal Nigeria yang tak memiliki izin tinggal.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kepala Seksie Inteljen dan Penindakan Imigrasi Tangerang, Novan Indriyanto mengatakan, empat warga negara Nigeria yang terjaring razia dan tak memiliki izin tinggal akan segera dideportasi.

"Warga negara asing yang melebihi izin tinggalnya lebih dr 60 hari itu kami kenakan deportasi. Deportasi semua (empat warga Nigeria). Dan untuk sementara tidak bisa kembali dulu ke Indonesia," kata Novan, Selasa (15/10/2019).

Menurut Novan, empat warga Nigeria tersebut masuk Indonesia dengan visa turis.  Namun hingga batas waktu selesai, mereka tak kunjung kembali ke negaranya.

Baca juga: 4 WNA Nigeria yang Terjaring Razia Terindikasi Penipuan Online

"Visanya liburan. Bisanya itu dikasih hanya 30 hari. Tapi rata-rata mereka tinggal bisa 6 bulan hingga satu tahun," kata dia.

Seorang perempuan warga Indonesia yang menyediakan tempat tinggal bagi keempat warga Nigeria tersebut akan berikan sanksi.

"Kalo WNI bisa dikenakan dalam pasal yang di maksud yaitu yang bersangkutan memberikan penampungan dan penginapan untuk mereka. Jadi WNI bisa dikenakan sanksi pidana," kata Novan.

Kantor Imigrasi Tangerang melakukan razia warga negara asing ( WNA) di Apartement City Light, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Selasa.

Dari razia tersebut, petugas mengamankan satu WNI dan empat WNA asal Nigeria yang tak memiliki izin tinggal.

WNI yang merupakan seorang perempuan berperan sebagai penyedia tempat tinggal bagi empat warga Nigeria tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Megapolitan
PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

Megapolitan
RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

Megapolitan
Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Megapolitan
PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

Megapolitan
DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

Megapolitan
Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Megapolitan
Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Megapolitan
WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

Megapolitan
Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Megapolitan
Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Megapolitan
Mengenal GrabWheels, Satu Wujud dari Tranportasi Pintar di Indonesia

Mengenal GrabWheels, Satu Wujud dari Tranportasi Pintar di Indonesia

Megapolitan
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap 2 Siswi di Kebon Jeruk

Ini Sketsa Wajah Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap 2 Siswi di Kebon Jeruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X