Tawuran Antarwarga di Cipinang, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Kompas.com - 15/10/2019, 22:04 WIB
Tawuran antar warga pecah di Jalan Cipinang Besar Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (15/10/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVITawuran antar warga pecah di Jalan Cipinang Besar Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (15/10/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tawuran antardua kelompok warga terjadi di tengah permukiman warga di Jalan Cipinang Besar Pulo, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (15/10/2019) malam.

Aksi tawuran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka saling lempar batu dan tongkat kayu.

Sandi, warga sekitar lokasi mengatakan, tawuran itu sudah terjadi tiga hari berturut-turut. Menurut dia, tawuran dipicu dendam lama antardua kelompok warga.

"Ini tawuran sudah tiga hari berturut-turut, sudah bukan remaja tanggung aja, tapi campuran, sudah ada warganya juga. Biasanya pemicunya karena dendam, ataupun hal sepele. Nanti kalau Cipinang Pulo diem, Cipinang Jaya nyerang, nanti kalau Cipinang Jaya diem, Cipinang Pulo nyerang," kata Sandi di lokasi, Selasa.

Usai tawuran selama sekitar satu jam, polisi datang dan membubarkan massa dengan tembakan gas air mata serta peluru hampa ke udara.

"Korbannya sih tidak ada, tadi langsung bubar pas ada Tim Rajawali dari Polres Jakarta timur," ujar Sandi.

Kini, massa tawuran telah bubar. Namun, polisi masih berjaga di sekitar lokasi untuk mencegah potensi tawuran lanjutan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepada Majelis Hakim, Dwi Sasono Minta Pengurangan Hukuman

Kepada Majelis Hakim, Dwi Sasono Minta Pengurangan Hukuman

Megapolitan
Akibat Pandemi Covid-19, Tender MRT Harmoni-Kota 2 Kali Gagal Lelang

Akibat Pandemi Covid-19, Tender MRT Harmoni-Kota 2 Kali Gagal Lelang

Megapolitan
Kota Bogor Zona Merah, Kasus Positif Terus Meningkat

Kota Bogor Zona Merah, Kasus Positif Terus Meningkat

Megapolitan
Kapolres Jaksel Sebut Tak Ada Bentrokan di TMP Kalibata

Kapolres Jaksel Sebut Tak Ada Bentrokan di TMP Kalibata

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Penjual Narkoba di Hotel Kawasan Cempaka Putih

Polisi Tangkap 5 Penjual Narkoba di Hotel Kawasan Cempaka Putih

Megapolitan
Diduga Depresi, Pemuda di Bekasi Tewas Gantung Diri di Rumah

Diduga Depresi, Pemuda di Bekasi Tewas Gantung Diri di Rumah

Megapolitan
Bentrokan di TMP Kalibata, Saksi Sebut Demonstran Lari Kocar-kacir

Bentrokan di TMP Kalibata, Saksi Sebut Demonstran Lari Kocar-kacir

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut

Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut

Megapolitan
Sebelum Bentrokan Terjadi, Sejumlah Purnawirawan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Sebelum Bentrokan Terjadi, Sejumlah Purnawirawan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Megapolitan
UPDATE 30 September: Bertambah 9 Kasus Positif dan 9 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 30 September: Bertambah 9 Kasus Positif dan 9 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Komnas Perempuan Harap Pelaku Peras Payudara di Pondok Aren Ditangkap

Komnas Perempuan Harap Pelaku Peras Payudara di Pondok Aren Ditangkap

Megapolitan
Bocah di Bekasi yang Lantunkan Ayat Al Quran saat Dirawat di RSPAD Meninggal Dunia

Bocah di Bekasi yang Lantunkan Ayat Al Quran saat Dirawat di RSPAD Meninggal Dunia

Megapolitan
Bentrok di TMP Kalibata, Kaca Angkot Pecah

Bentrok di TMP Kalibata, Kaca Angkot Pecah

Megapolitan
Jenazah Dokter Aborsi Ilegal Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Jenazah Dokter Aborsi Ilegal Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Atasi Pengangguran, Pemkot Tangerang Buka Balai Latihan Kerja di Kelurahan

Atasi Pengangguran, Pemkot Tangerang Buka Balai Latihan Kerja di Kelurahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X