Kompas.com - 16/10/2019, 07:17 WIB
Warga lesehan menikmati pertunjukan musik di trotoar sudirman, Rabu (29/8/2018) KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI Warga lesehan menikmati pertunjukan musik di trotoar sudirman, Rabu (29/8/2018)
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim, Pemprov DKI telah merevitalisasi trotoar sepanjang 134 kilometer pada 2017-2019.

Anies menuturkan, revitalisasi trotoar akan dilanjutkan pada 2020. Pemprov DKI mengusulkan anggaran Rp 1,1 triliun untuk revitalisasi trotoar pada 2020.

"Kita melakukan revitalisasi di tahun 2017-2019 sepanjang 134 kilometer dan targetnya nanti tahun depan, kita akan menata 47 kilometer," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Pemprov DKI merevitalisasi trotoar di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin pada 2017-2018. Revitalisasi trotoar diperluas pada tahun ini di lima wilayah kota.

Ada 51 lokasi revitalisasi trotoar, antara lain Jalan KH Wahid Hasyim dan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat; Jalan Sisingamangaraja hingga Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan; kawasan Velodrome, Jakarta Timur; Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat; Jalan Yos Sudarso dan Jalan Pluit Selatan Raya, Jakarta Utara.

Baca juga: 2 Tahun Pimpin Jakarta, Anies Klaim Jangkauan OK OCE Diperluas

Trotoar yang masih direvitalisasi hingga akhir 2019 di antaranya trotoar Jalan Dr Satrio, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Matraman Raya, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Kramat Raya dan jalan Salemba Raya, Jalan Cikini Raya, Jalan Latumenten, Jalan Danau Sunter Utara, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Kemang Raya.

Anies menyampaikan, revitalisasi trotoar dibangun dengan spirit kesetaraan untuk semua kalangan.

"Karena itu disiapkan ada bidang miring atau ramp, ubin pemandu atau guiding block, lalu fasilitas untuk penyandang disabilitas, ibu hamil, lansia," kata Anies.

Selain itu, trotoar yang sudah direvitalisasi juga terintegrasi dengan angkutan umum, yakni transjakarta, MRT, dan LRT.

Baca juga: Dijuluki Gubernur Rasa Presiden, Ini Kata Anies

Anies menuturkan, halte-halte di kawasan trotoar Sudirman-Thamrin juga sudah dilengkapi dengan peta rute dan petunjuk jalan.

"Di beberapa kawasan, kita sudah mulai tambahkan wayfinding dan signage. Nanti kita rencanakan seluruh kota Jakarta akan dilengkapi dengan itu. Saat ini koridor Sudirman dan Thamrin," ucapnya.

Pemprov DKI, lanjut Anies, juga membangun penyeberangan sebidang (pelican crossing) dan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang artistik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Anak Disabilitas Mengadu Sakit di Bagian Kelamin

Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Anak Disabilitas Mengadu Sakit di Bagian Kelamin

Megapolitan
Pengunjung Pasar Jatinegara Masih Wajib Mengenakan Masker

Pengunjung Pasar Jatinegara Masih Wajib Mengenakan Masker

Megapolitan
Pria Tewas dengan Luka Sayatan di Cibitung Bekasi Diduga Korban Pembunuhan

Pria Tewas dengan Luka Sayatan di Cibitung Bekasi Diduga Korban Pembunuhan

Megapolitan
Ruang Komputer di SMK Nasional Depok Terbakar

Ruang Komputer di SMK Nasional Depok Terbakar

Megapolitan
Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel Disundut Rokok dan Ditusuk-tusuk Obeng

Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel Disundut Rokok dan Ditusuk-tusuk Obeng

Megapolitan
Kelurahan Sunter Agung Buka Posko Pendaftaran DTKS Tahap Dua

Kelurahan Sunter Agung Buka Posko Pendaftaran DTKS Tahap Dua

Megapolitan
Muri Beri Penghargaan Kebun Raya Bogor Tepat pada Hari Ultah Ke-205

Muri Beri Penghargaan Kebun Raya Bogor Tepat pada Hari Ultah Ke-205

Megapolitan
Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Jangan Sampai Jadi Euforia

Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Jangan Sampai Jadi Euforia

Megapolitan
Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Aturannya Membingungkan

Masyarakat Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Epidemiolog: Aturannya Membingungkan

Megapolitan
Disayangkan, Fraksi Demokrat-PPP Tak Ikut Interpelasi Wali Kota Depok Terkait KDS

Disayangkan, Fraksi Demokrat-PPP Tak Ikut Interpelasi Wali Kota Depok Terkait KDS

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Tolak SK Menteri LHK, Berharap Hutan di Jawa Tak Dikelola Perorangan

Karyawan Perum Perhutani Tolak SK Menteri LHK, Berharap Hutan di Jawa Tak Dikelola Perorangan

Megapolitan
Cegah Penularan Hepatitis Akut Misterius, Ini Saran Dinkes DKI

Cegah Penularan Hepatitis Akut Misterius, Ini Saran Dinkes DKI

Megapolitan
Berlatih Budi Daya Anggur dan Melon demi Menambah Penghasilan...

Berlatih Budi Daya Anggur dan Melon demi Menambah Penghasilan...

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Belum Endemi tapi Prokes Dilonggarkan Sebebas Itu, Kontradiktif

Jokowi Bolehkan Lepas Masker, Warga: Belum Endemi tapi Prokes Dilonggarkan Sebebas Itu, Kontradiktif

Megapolitan
Kasus Kekerasan Anak di Serpong Tangsel Terungkap Saat Ibu Korban Mengecek Ponsel Anaknya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong Tangsel Terungkap Saat Ibu Korban Mengecek Ponsel Anaknya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.