Anies Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Selama 2 Tahun Pemerintahannya

Kompas.com - 16/10/2019, 08:44 WIB
Suasana Jakgrosir Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (20/3/2018) Stanly RavelSuasana Jakgrosir Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (20/3/2018)
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim, harga kebutuhan pokok di Jakarta selalu terkendali selama dua tahun kepemimpinannya di Jakarta. Dia menuturkan, harga bahan pokok bahkan beberapa kali menurun.

"Alhamdulillah selama dua tahun ini, harga kebutuhan pokok di Jakarta relatif terkendali, bahkan di beberapa fase kita mengalami penurunan harga," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (16/10/2019).

Anies menuturkan, harga kebutuhan pokok yang terjangkau merupakan salah satu prioritas utama Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, Pemprov DKI selalu menjaga suplai kebutuhan pokok.

"Ini mencerminkan sebuah stabilitas pengelolaan suplai yang dilakukan dengan amat efektif," kata dia.

Baca juga: 2 Tahun Pemerintahan, Anies Klaim Ada 1,1 Juta Warga Terima KJP Plus hingga Kartu Pekerja

Menurut Anies, Pemprov DKI Jakarta selalu mengantisipasi permintaan pasar soal kebutuhan pokok, termasuk saat bulan Ramadhan, Lebaran, maupun akhir tahun. Karena itu, harga-harga pokok pada hari-hari besar pun tetap terkendali.

"Kalau ada hambatan gangguan pada suplai, maka harga akan meningkat. Alhamdulillah ini terkendali dengan baik," ucap Anies.

Anies juga menuturkan, Pemprov DKI melalui badan usahanya, Perumda Pasar Jaya, telah membuka pusat perkulakan JakGrosir di Kepulauan Seribu. Dengan adanya JakGrosir, harga bahan pokok di Kepulauan Seribu jadi lebih terjangkau.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X