Nakhoda Kapal Terbalik di Pelabuhan Tanjung Priok Ditemukan Tewas

Kompas.com - 16/10/2019, 13:25 WIB
Kapal tenggelam di Demaga 210 Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara yang telah dievakuasi Dok. PT RukindoKapal tenggelam di Demaga 210 Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara yang telah dievakuasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Korban yang sempat hilang saat terbaliknya kapal di Dermaga 210 Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, telah ditemukan.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP David Kanitero mengatakan, jenazah korban bernama Sargimin (66) sudah diangkat bersamaan dengan diangkatnya kapal milik PT Marunda Jaya tersebut.

"Korban ada di dalam kapal," kata David melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com, Rabu (16/10/2019).

Baca juga: Belum Diketahui Penyebab Kapal di Pelabuhan Tanjung Priok Terbalik

David menjelaskan, Sargimin merupakan nakhoda kapal yang terbalik dan tenggelam tersebut.

Saat kapal tiba-tiba terbalik pada Selasa (15/10/2019) dini hari, Sargimin sedang tertidur di dalam kapal.

Korban tidak bisa menyelamatkan diri dan ikut tenggelam bersama kapal.

Sementara seorang kru lainnya, yakni Asep Suprianto, sempat sadar menyelamatkan diri ke kapal lain beberapa saat sebelum kapal tenggelam.

"Setelah dievakuasi korban dibawa ke RSCM," ujar David.

Sebelumnya, Direktur Komersial dan Teknik PT Pengerukan Indonesia (Rukindo) Ari Santoso mengatakan, kapal itu milik PT Marunda Jaya yang tengah bekerja sama dengan mereka dalam melakukan pengerukan dasar laut di lokasi terbaliknya kapal.

Kapal bertipe Anchor barge itu difungsikan untuk mengangkut kru kapal menuju ke kapal pengeruk.

Pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, kapal itu rencananya akan dipindahkan dari dermaga. Namun, tiba-tiba kapal itu terbalik dan tenggelam ke dasar laut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X