2 Tahun Pemerintahan Anies, Koalisi Pejalan Kaki Beri Rapor Merah

Kompas.com - 16/10/2019, 14:18 WIB
Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Pejalan Kaki menggelar aksi simpatik di kawasan Menteng Pulo, Jakarta, Jumat (21/7/2017). Aksi tersebut bertujuan untuk menuntut dikembalikannya fungsi trotoar bagi pejalan kaki. ANTARA FOTO/Rivan Awal LinggaSejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Pejalan Kaki menggelar aksi simpatik di kawasan Menteng Pulo, Jakarta, Jumat (21/7/2017). Aksi tersebut bertujuan untuk menuntut dikembalikannya fungsi trotoar bagi pejalan kaki.

JAKARTA, KOMPAS.com - Koalisi Pejalan Kaki menyoroti proyek revitalisasi trotoar dan akses bagi pejalan kaki dalam dua tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ketua Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus memberikan rapor merah pada pengadaan akses trotoar bagi pejalan kaki di Jakarta.

Menurut Alfred, revitalisasi trotoar di Jakarta saat ini hanya dikerjakan pada tempat-tempat tertentu yang menjadi pusat aktivitas publik, salah satunya sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin.

Padahal, seharusnya Pemprov DKI juga membangun trotoar yang terhubung dengan pusat transportasi seperti terminal dan stasiun di seluruh kawasan DKI Jakarta.

Baca juga: Anies Klaim Tingkat Kemacetan Jakarta pada 2018 Menurun dibandingkan 2017

"Kalau selama dua tahun ini, kalau dari sisi pejalan kaki, untuk memberikan fasiltas-fasilitas untuk pejalan kaki rapornya masih merah tuh," kata Alfred kepada Kompas.com, Rabu (16/10/2019).

"Jadi, jangan jadikan (trotoar) di Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin sebagai benchmark (tolak ukur). Harusnya trotoar rasa Singapura di Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Thamrin juga bisa dirasakan di tempat lain," lanjutnya.

Kendati demikian, Alfred mengapresiasi proses revitalisasi trotoar yang dilakukan Pemprov DKI saat ini.

Dia berharap Pemprov DKI terus membangun trotoar yang layak bagi pejalan kaki di seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Kalau yang sudah dibangun sama mereka (Pemprov DKI) itu bagus, rapornya sudah dapat nilai 8. Kalau nilai rapor rata-rata keseluruhannya ya masih merah," ungkap Alfred.

Baca juga: Anies: Tahun 2017-2019, Pemprov DKI Revitalisasi 134 Kilometer Trotoar

Selanjutnya, pekerjaan rumah Pemprov DKI Jakarta bukan hanya membangun trotoar, melainkan juga sterilisasi trotoar dari pedagang kaki lima (PKL).

Para PKL seharusnya disediakan tempat khusus untuk berjualan agar tidak mengganggu akses pejalan kaki di trotoar.

"Mereka (Pemprov DKI) harus memfasilitasi ruang, jangan di trotoar, bisa di dalam gedung atau ruang-ruang yang disediakan, misalnya kawasan Thamrin 10 yang dulunya tempat parkir, itu kan tidak di atas trotoar," ujar Alfred.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim, Pemprov DKI telah merevitalisasi trotoar sepanjang 134 kilometer pada 2017-2019.

Anies menuturkan, revitalisasi trotoar akan dilanjutkan pada 2020. Pemprov DKI mengusulkan anggaran Rp 1,1 triliun untuk revitalisasi trotoar pada 2020.

"Kita melakukan revitalisasi di tahun 2017-2019 sepanjang 134 kilometer dan targetnya nanti tahun depan, kita akan menata 47 kilometer," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: Dijuluki Gubernur Rasa Presiden, Ini Kata Anies

Pemprov DKI merevitalisasi trotoar di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin pada 2017-2018. Revitalisasi trotoar diperluas pada tahun ini di lima wilayah kota.

Ada 51 lokasi revitalisasi trotoar, antara lain Jalan KH Wahid Hasyim dan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat; Jalan Sisingamangaraja hingga Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan; kawasan Velodrome, Jakarta Timur; Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat; Jalan Yos Sudarso dan Jalan Pluit Selatan Raya, Jakarta Utara.

Catatan Kompas.com, pada tahun 2019, Pemprov DKI Jakarta merevitalisasi trotoar di 31 ruas jalan protokol, arteri, dan jalan penghubung yang dilayani atau terintegrasi transportasi umum.

Revitalisasi trotoar sepanjang 14 kilometer di 10 ruas jalan telah dimulai tahun ini. Progres pengerjaannya rata-rata 30-35 persen dan ditargetkan rampung akhir Desember mendatang.

Revitalisasi trotoar tahun ini memakan anggaran Rp 275 miliar.

Sementara pada 2020, Pemprov DKI akan merevitalisasi trotoar sepanjang 47 kilometer di 21 ruas jalan.

"Di 2020, kami merencanakan anggaran sekitar hampir Rp 1,1 triliun, itu karena agak banyak," ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho, Selasa (27/8/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Megapolitan
Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Megapolitan
Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Megapolitan
Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Megapolitan
Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Megapolitan
Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Megapolitan
Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Megapolitan
Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Megapolitan
Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X