Dinas Bina Marga Potong Kabel Semrawut Sepanjang 2,3 KM

Kompas.com - 16/10/2019, 18:52 WIB
Dinas Binamarga DKI Jakarta potong kabel utilitas di jalan Dr Satrio, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONDinas Binamarga DKI Jakarta potong kabel utilitas di jalan Dr Satrio, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Bina Marga DKI Jakarta melakukan  pemotongan kabel semrawut di sepanjang Jalan Dr Satrio, Setiabudi, Jakarta pada Rabu (16/10/2019).

Pihaknya memotong kabel sepanjang 2,3 kilometer.

"Hari ini kami melakukan pemotongan di sisi utara sepanjang 900 meter, sisi selatannya 1.400 meter. Jadi totalnya 2,3 Km," ujar kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho saat dikonfirmasi, Rabu (16/10/2019).

Pihaknya melakukan pemotongan karena tampilan kabel dianggap merusak keindahan kota.

Baca juga: Pemprov DKI Tetap Potong Kabel Utilitas meski Dilaporkan ke Ombudsman

 

Selain itu, pemotongan kabel juga sebagai bentuk persiapan revitalisasi trotoar kawasan Kemang dan Dr Satrio agar menjadi daerah yang ramah pejalan kaki.

Pemotongan tersebut juga sebagai bentuk tindakan tegas Dinas Bina Marga kepada pemilik kabel. Pasalnya, pihak Bina Marga sudah memperingatkan pemilik kabel untuk membenahi kabel tersebut.

"Pemotongan kabel sudah dari beberapa tahap mulai dari menyampaikan surat pemberitahuan, rapat, penentuan lokasi, hingga eksekusi pemotongan," ucap dia.

Pemotongan kabel juga tidak akan berhenti di sini. Hari mengaku pihaknya akan melakukan pemotongan kabel yang berantakan di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

Megapolitan
Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Megapolitan
Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Megapolitan
Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X