BEM SI Pastikan Mahasiswa Turun Demo Desak Perppu KPK di Istana Siang Ini

Kompas.com - 17/10/2019, 09:40 WIB
Massa yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa kembali turun ke jalan melakukan aksi tolak UU KPK dan sejumlah RUU yang dinilai kontroversial di kawasan simpang susun Semanggi, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019). KOMPAS.com/M ZAENUDDINMassa yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa kembali turun ke jalan melakukan aksi tolak UU KPK dan sejumlah RUU yang dinilai kontroversial di kawasan simpang susun Semanggi, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia ( BEM SI) berencana menggelar aksi di depan Istana Negara pada Kamis (17/10/2019).

Hal itu pun dibenarkan oleh Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia, Abdul Basit.

Basit memperkirakan ada 1.000 mahasiswa yang ikut hadir dalam aksi hari ini.


"Iya bener mbak (ada aksi) hari ini jam 13.00 WIB," ujar Abdul saat dihubungi, Kamis ini.

Ia mengatakan, titik awal kumpul aksi hari ini ada di Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat.

Abdul yang juga ketua BEM Universitas Negeri Jakarta mengatakan, ada 100 mahasiswa perwakilan universitasnya yang akan hadir.

Baca juga: Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

"Dari kampus saya sendiri itu ada 100 orang mbak," tuturnya.

Adapun sebelumnya beredar poster ajakan untuk seluruh BEM di wilayah Jabodetabek dan Banten ikut bergabung bersama mereka menggunakan almamater menuntut Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perppu untuk UU KPK yang direvisi September lalu.

Mereka menggunakan #tuntaskanreformasi untuk menyebarkan seruan aksi itu melalui media sosial.

Sebelumnya,Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi mulai berlaku Kamis (17/10/2019) ini.

Meski tanpa tanda tangan Presiden Joko Widodo, UU itu otomatis berlaku terhitung 30 hari setelah disahkan di paripurna DPR, 17 September lalu.

Ketentuan ini tercantum di dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, tepatnya pada Pasal 73 ayat 1 dan ayat 2.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Megapolitan
Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Megapolitan
ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

Megapolitan
Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Megapolitan
Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Megapolitan
Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Megapolitan
Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Megapolitan
Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Megapolitan
Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Megapolitan
Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Megapolitan
Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Megapolitan
Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Megapolitan
Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X