Habil Marati Tidak Akan Ajukan Saksi Tambahan dalam Persidangan

Kompas.com - 17/10/2019, 17:20 WIB
Persidangan Habil Marati terdakwa kasus kepemilikan senjata pada Kamis (17/10/2019) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIPersidangan Habil Marati terdakwa kasus kepemilikan senjata pada Kamis (17/10/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus kepemilikan senjata api ilegal Habil Marati mengaku tidak akan mengajukan saksi tambahan dalam persidangan dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Habil merasa yakin saksi-saksi yang ditunjuk jaksa penuntut umum (JPU) adalah terdakwa dan tersangka lain dalam kasus kepemilikan senjata tersebut.

"Saksi saya ada Kivlan terus, si Tajudin. Pasti mereka saksinya yang dihadirkan jaksa dan akan menjadi saksi saya juga," kata Habil usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019)

"Enggak ada saksi lain (yang akan dihadirkan), saksi yang sekarang menjadi terdakwa akan menjadi saksi saya juga," sambung Habil.

Habil optimistis kesaksian dari saksi yang ditunjuk oleh JPU akan membuktikan bahwa dirinya tidak berperan dalam kepemilikan senjata ilegal tersebut.

Baca juga: Hakim Tolak Eksepsi Habil Marati, Sidang Dilanjutkan Kamis Depan

Ia lantas menjelaskan bahwa ia hanya diminta oleh Kivlan Zen untuk mempersiapkan perayaan Supersemar.

Pengusaha sekaligus anggota Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengaku sama sekali tidak memiliki pemgetahuan mengenai jual beli senjata.

Bahkan, kata Habil, ia tidak tahu sosok Tajudin dan rekan-rekannya yang masih jadi tersangka dalam kasus kepemilikan senjata ilegal tersebut.

Adapun Habil didakwa bersama Kivlan Zen didakwa menguasai   senjata api ilegal. Mereka disebut menguasai empat pucuk senjata api dan 117 peluru tajam.

Mereka didakwa dengan dua dakwaan. Dakwaan pertama, Kivlan dan Habil dinilai melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara dakwaan kedua, mereka didakwa melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 56 Ayat 1 KUHP.

Sidang lanjutan dari Habil akan dilakukan pada Kamis (24/10/2019) depan dengan agenda pemeriksaan saksi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Dibubarkan Polisi, Sekelompok Pemuda Masih Nekat Begal Pengendara Motor

Sempat Dibubarkan Polisi, Sekelompok Pemuda Masih Nekat Begal Pengendara Motor

Megapolitan
Mabuk dan Tabrak Pengguna Skuter Listrik Hingga Tewas, Pengamat: Seharusnya Pelaku Ditahan

Mabuk dan Tabrak Pengguna Skuter Listrik Hingga Tewas, Pengamat: Seharusnya Pelaku Ditahan

Megapolitan
3 Warga Kebon Jeruk Jadi Korban Tabrakan Bus di Cipali

3 Warga Kebon Jeruk Jadi Korban Tabrakan Bus di Cipali

Megapolitan
Jalan Putaran Depan Kampus IISIP Ditutup Mulai Jumat Besok

Jalan Putaran Depan Kampus IISIP Ditutup Mulai Jumat Besok

Megapolitan
Persyaratan Lengkap CPNS DKI Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, dan Tangsel

Persyaratan Lengkap CPNS DKI Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, dan Tangsel

Megapolitan
Kendarai Skuter Listrik di Trotoar dan JPO Bisa Didenda Rp 500.000

Kendarai Skuter Listrik di Trotoar dan JPO Bisa Didenda Rp 500.000

Megapolitan
BPTJ Akan Integrasikan Jak Lingko dengan Angkutan Umum di Bodetabek

BPTJ Akan Integrasikan Jak Lingko dengan Angkutan Umum di Bodetabek

Megapolitan
Pencuri Isi Kotak Amal Ditangkap, Pelaku Sudah Beraksi 16 Kali

Pencuri Isi Kotak Amal Ditangkap, Pelaku Sudah Beraksi 16 Kali

Megapolitan
Musim Hujan, Waspadai 10 Wilayah Rawan Longsor di Jakarta

Musim Hujan, Waspadai 10 Wilayah Rawan Longsor di Jakarta

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Keruk Waduk hingga Bangun Sumur Resapan

Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Keruk Waduk hingga Bangun Sumur Resapan

Megapolitan
Sopir Truk yang Tabrak Mahasiswi UIN Dibebaskan, Ini Kata Polisi

Sopir Truk yang Tabrak Mahasiswi UIN Dibebaskan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Keluarga Korban Pengguna Skuter Listrik Nilai Aneh Polisi Tak Tahan Pelaku

Keluarga Korban Pengguna Skuter Listrik Nilai Aneh Polisi Tak Tahan Pelaku

Megapolitan
BPTJ: Skuter Listrik Bukan Alat Transportasi, Just For Fun Aja

BPTJ: Skuter Listrik Bukan Alat Transportasi, Just For Fun Aja

Megapolitan
Polisi Tangkap 12 Begal, 6 di Antaranya Anak di Bawah Umur

Polisi Tangkap 12 Begal, 6 di Antaranya Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Ada Demo Buruh, Jalan Ahmad Yani Menuju Pekayon Bekasi Macet Parah

Ada Demo Buruh, Jalan Ahmad Yani Menuju Pekayon Bekasi Macet Parah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X