Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kompas.com - 17/10/2019, 21:02 WIB
Aktivitas di kampung pedagang kopi keliling di Jalan Prapatan Baru, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019). Mayoritas pedagang kopi keliling berasal dari Madura dan memiliki penghasilan rata-Rp 250.000 sehari. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGAktivitas di kampung pedagang kopi keliling di Jalan Prapatan Baru, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019). Mayoritas pedagang kopi keliling berasal dari Madura dan memiliki penghasilan rata-Rp 250.000 sehari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tangan Muzamil bergerak cepat menyusun sejumlah gelas kopi dan aneka jenis minuman saset ke keranjang sepedanya.

Hanya mengenakan sarung dan kaos, Muzamil bolak balik mengambil termos dan air untuk diletakkan di keranjang.

Beberapa kali ia melirik jam di ponselnya.

"Oh masih lama jam saya jualan, Mbak," kata Muzamil kepada Kompas.com.

Pria 30 tahun itu merupakan satu dari ratusan pedagang kopi keliling yang bermukim di kawasan pedagang kopi keliling di Jalan Prapatan Baru, Senen, Jakarta Pusat.

Baca juga: Cerita dari Kampung Starling, Warganya Mengais Rezeki dengan Jualan Kopi Keliling Ibu Kota

Ia biasa berdagang dari pukul 16.00 hingga 01.00 WIB dini hari.

Muzamil, sama seperti pedagang kopi lainnya di tempat itu, berasal dari Madura, Jawa Timur.

Dengan logat Madura yang kental, ia bercerita sudah delapan tahun merantau ke Jakarta.

"Orang sering bilang ini Starling ya, Mbak. Katanya kayak kopi mahal itu tapi pakai sepeda," ujarnya. 

Para pedagang kopi keliling memang biasa disebut starling, atau starbucks keliling. 

Starbucks merupakan jaringan kopi asal Amerika Serikat (AS).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Megapolitan
Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Megapolitan
Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Megapolitan
Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Megapolitan
Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Megapolitan
Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Megapolitan
10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

Megapolitan
9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

Megapolitan
Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Megapolitan
Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Megapolitan
Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Megapolitan
Setu Sawangan di Depok 'Menguning' Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Setu Sawangan di Depok "Menguning" Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Megapolitan
PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Megapolitan
Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X