Memasuki Musim Hujan, Sudin SDA Jakut Siagakan Mesin Pompa Air

Kompas.com - 18/10/2019, 11:54 WIB
Kondisi Pintu Air Marina di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Senin (11/3/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKondisi Pintu Air Marina di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Senin (11/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara memastikan seluruh pompa pengendali air, baik stasioner maupun mobile dan portable, siap digunakan saat musim hujan datang.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara Adrian Mata Maulana mengatakan, seluruh mesin pompa pengendali air berfungsi normal.

Semuanya dapat digunakan jika nanti terdapat luapan air melebihi kapasitas akibat intensitas hujan yang tinggi.

"Seluruh pompa pengendali air berfungsi normal. Setiap pekan kita selalu update perkembangan kondisi mesin," ujar Adrian dalam keterangan, Jumat (18/10/2019).

Jika dirinci terdapat 19 lokasi rumah pompa pengendali air stasioner dengan total 38 mesin berbagai kapasitas di Jakarta Utara.

Baca juga: Keliling Rumah Pompa dan Pintu Air, Ini yang Disampaikan Anies kepada Petugas

Namun, 2 mesin di antaranya dalam perbaikan, yakni satu mesin berkapasitas 2.000 liter per detik di Rumah Pompa Pinang, Koja, dan satu mesin berkapasitas 500 liter per detik di Rumah Pompa Kapuk 3.

"Dua mesin dalam perbaikan hanya tergolong rusak ringan. Hanya butuh penggantian klep saja," ujarnya.

Sementara terkait pompa mobile dan portable dipastikan terdapat lima mesin berkondisi normal dan enam lain rusak ringan.

"Pompa mobile dan portable total ada 11 unit. Rata-rata berkapasitas mulai dari 100-400 liter per detik. Seluruhnya berfungsi normal meski ada beberapa pompa dalam perawatan," kata dia. (LUTHFI KHAIRUL FIKRI)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul "Hadapi Musim Hujan, Jakarta Utara Siagakan Puluhan Mesin Pompa Air".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Warta Kota
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

Megapolitan
Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Megapolitan
Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Megapolitan
Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X