Terungkap, Billboard Fans K-pop di Bekasi adalah Iklan Minuman

Kompas.com - 18/10/2019, 14:48 WIB
Reklame wanita pecinta korea di Jalan Jenderal Ahmad Yani Bekasi. TRIBUNJAKARTA.com/YUSUF BACHTIAR Reklame wanita pecinta korea di Jalan Jenderal Ahmad Yani Bekasi.

BEKASI, KOMPAS.com - Jagat maya sempat diramaikan munculnya billboard besar yang memampangkan wajah seorang fans K-pop di Simpang Bekasi Cyber Park, beberapa waktu lalu.

Dalam billboard tersebut, si fans perempuan berharap agar di-notice oleh artis K-pop pujaannya.

Kini, billboard tersebut sudah berganti desain. Seperti desas-desus yang ramai di media sosial Twitter, konten billboard itu rupanya merupakan kampanye perusahan minuman teh dalam kemasan.

Baca juga: Penggemar K-Pop Mejeng di Papan Iklan demi Sang Idola, Baru Pertama dan Langsung Viral

Hal ini dibenarkan oleh Elvira Irena (24), yang selama ini jadi buah bibir lantaran wajahnya terpampang di billboard besar itu.

"Aku sebagai apa ya sebutannya, tujuannya untuk menunjukkan ke-crazy-an Koreanya gitu. Kampanye mereka kan crazy gitu, mungkin mereka mau nunjukin, ini lho crazy Korea tuh kayak gini. Jadi (perusahaan) penginnya benar-benar crazy, menghubunginya fans-fans Korea yang emang crazy juga gitu," ungkap Elvira via telepon kepada Kompas.com, Jumat (18/10/2019).

Elvira mengaku tak mengeluarkan ongkos agar wajahnya terpampang di billboard besar itu.

Menurut dia, program ini merupakan bentuk kolaborasi. Ia ditawari begitu saja sekitar sebulan lalu sebagai model kampanye.

"Untuk merepresentasikan si kampanye itu, kan dari K-pop fans gitu, biar tertarik lah orang-orang pada aware," ucap Elvira.

Sebelumnya, Elvira bungkam ketika dirinya viral dan memancing perhatian warganet serta wartawan.

Ia baru buka suara ketika billboard yang mulanya tak mencantumkan embel-embel produk telah berganti.

Elvira mengatakan, billboard ini merupakan sarana promosi kepada khalayak agar berpartisipasi dalam sayembara melalui situs resminya.

Sayembara ini ditujukan bagi para pemuja K-pop dan berhadiah 127 tiket ke Korea bagi para pemenangnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Megapolitan
Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Megapolitan
PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

Megapolitan
Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Megapolitan
BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

Megapolitan
Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Megapolitan
Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Megapolitan
Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Megapolitan
Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Megapolitan
Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Megapolitan
Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Megapolitan
Anies: Jadikan PSBB untuk Mempererat Solidaritas, Bukan Penderitaan

Anies: Jadikan PSBB untuk Mempererat Solidaritas, Bukan Penderitaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X