Ingin Menyeberang Rel, Bocah 10 Tahun Tewas Tersambar Kereta di Depan Kampus UP

Kompas.com - 18/10/2019, 15:26 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang anak berusia 10 tahun tewas ditempat setelah ditabrak kereta api di jalur perlintasan depan kampus Universitas Pancasila (UP), Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019).

Korban bernama Affan Satrio Kalam tewas tersambar kereta dari arah Jakarta ke Bogor.

Hal tersebut dikatakan Kapolsek Jagakarsa, Kompol Harsono saat ditemui di lokasi kejadian.

Harsono menjelaskan, awalnya Affan dan rombongan temannya ingin melewati lintasan kereta api pukul 11.40 WIB.

Mereka masuk melewati pagar rel kereta yang telah dijebol warga. Pagar yang dijebol tersebut hanya berukuran 30 sampai 40 cm.

Baca juga: Bocah 8 Tahun Dicabuli Tetangga, Orangtua Lapor Polisi

Setelah melewati pagar tersebut, mereka mencoba melewati rel kereta api. Rombongan yang lain berhasil melewati rel, namun tidak dengan Affan.

Bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar itu tewas tersambar kereta dan mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki.

"Teman-teman korban langsung melaporkan ke pihak sekuriti. Mereka lapor jika teman mereka tersambar kereta," kata Harsono.

Baca juga: Terungkap, Billboard Fans K-pop di Bekasi adalah Iklan Minuman

Tidak lama berselang, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian dan membawa korban ke rumah sakit.

"Langsung dibawa ke RS Fatmawati. Pihak keluarga sudah mengetahui," kata Harsono.

Atas kejadian ini, dia menghimbau kepada masyarakat agar tidak menjebol pagar rel dan melewati perlintasan.

Pihaknya juga menghimbau PT KAI agar menutup pagar yang jebol tersebut agar tidak dilewati warga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penampakan Mobil Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat, Kaca Depan Remuk, Kap Penyok

Penampakan Mobil Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat, Kaca Depan Remuk, Kap Penyok

Megapolitan
Selasa Siang, Kualitas Udara Jakarta dan Bekasi Tidak Sehat

Selasa Siang, Kualitas Udara Jakarta dan Bekasi Tidak Sehat

Megapolitan
Dua Muridnya Disiram Air Keras, Kepsek SMPN 229 Jakbar Beri Imbauan

Dua Muridnya Disiram Air Keras, Kepsek SMPN 229 Jakbar Beri Imbauan

Megapolitan
Kota Tangerang Buka 355 Formasi CPNS, Tersedia 6 untuk Disabilitas

Kota Tangerang Buka 355 Formasi CPNS, Tersedia 6 untuk Disabilitas

Megapolitan
Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat Dirawat di RSUD Pasar Minggu

Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat Dirawat di RSUD Pasar Minggu

Megapolitan
Palsukan Buku KIR, Ayah dan Anak Ini Rugikan Negara Rp 10 Miliar

Palsukan Buku KIR, Ayah dan Anak Ini Rugikan Negara Rp 10 Miliar

Megapolitan
[BERITA FOTO] Kondisi Kantor Penyelenggara Pernikahan di Pulogadung yang Terbakar dan Tewaskan Seorang Pegawai

[BERITA FOTO] Kondisi Kantor Penyelenggara Pernikahan di Pulogadung yang Terbakar dan Tewaskan Seorang Pegawai

Megapolitan
Soal Ayah Perkosa Anak Tiri di Tangsel, Kak Seto Ingatkan Polisi Tak Tebang Pilih Kasus

Soal Ayah Perkosa Anak Tiri di Tangsel, Kak Seto Ingatkan Polisi Tak Tebang Pilih Kasus

Megapolitan
Pendaftaran CPNS 2019, Pemprov DKI Siapkan Formasi untuk Disabilitas dan Lulusan Terbaik

Pendaftaran CPNS 2019, Pemprov DKI Siapkan Formasi untuk Disabilitas dan Lulusan Terbaik

Megapolitan
Kabur Setelah Serempet Kendaraan dengan Mobil, Polisi Diamuk Massa di Tanjung Barat

Kabur Setelah Serempet Kendaraan dengan Mobil, Polisi Diamuk Massa di Tanjung Barat

Megapolitan
Pendaftaran CPNS, Antrean SKCK di Polres Jaksel Ramai sejak Loket Belum Dibuka

Pendaftaran CPNS, Antrean SKCK di Polres Jaksel Ramai sejak Loket Belum Dibuka

Megapolitan
Kabel Menjuntai ke Tanah, Jalan Tanah Abang Timur Ditutup Sementara

Kabel Menjuntai ke Tanah, Jalan Tanah Abang Timur Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengamat: Anies Masuk Daftar Calon yang Berpotensi Maju Pilpres 2024

Pengamat: Anies Masuk Daftar Calon yang Berpotensi Maju Pilpres 2024

Megapolitan
Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Kota Bogor

Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Kota Bogor

Megapolitan
Pembangunan Trotoar Jakarta, Diprotes karena Telan Triliunan dan Alasan di Baliknya

Pembangunan Trotoar Jakarta, Diprotes karena Telan Triliunan dan Alasan di Baliknya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X