Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

Kompas.com - 18/10/2019, 17:12 WIB
Wawan (39) penyedia jasa penyewaan sepeda elektronik Migo di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONWawan (39) penyedia jasa penyewaan sepeda elektronik Migo di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wawan (39), selaku penyediaan jasa penyewaan sepeda elektrik mengaku sudah satu bulan bermitra dengan pihak perusahaan Migo.

Sejak September 2019 hingga sekarang, dia mengaku sudah meraup keuntungan sebesar Rp 1.144.000. Wawan termasuk untung lantaran dia hanya perlu membayar uang jaminan sebesar Rp 500.000 kepada pihak aplikator agar bermitra dengan Migo.

Namun angka tersebut ternyata masih jauh dari ekspektasi nya.

"Saya dari 9 sampai 30 September hanya dapat Rp 1.144.000," ujar dia saat ditemui di kediamannya di Jalan Grinting III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019).

Baca juga: Sepeda Listrik Mogo, Dipakai Anak Muda hingga Bocah untuk Belajar Naik Motor

Awalnya, dia memperkirakan akan meraup tiga sampai empat juta selama satu bulan. Hal itu melihat banyaknya peminat sepeda listrik akhir-akhir ini.

"Karena saya baru ya (satu bulan), enggak worth it. Saya dari 9 sampai 30 september hanya dapat Rp 1.144.000. Saya kira tuh bisa di atas Rp 3 juta," ucap dia.

Namun, dia yakin di bulan-bulan berikutnya keuntungan akan mulai terlihat dari hasil penyewaan sepeda listrik Migo.

Baca juga: Manajemen Migo Tengah Urus Sertifikasi dari Kemenhub

Seiring berjalan waktu, masyarakat mulai melihat sepeda elektrik sebagai salah satu pilihan transportasi yang murah, praktis dan ramah lingkungan.

"Bahkan ada yang sewa tiga hari. Dia pekerja, sewanya sampai ke Parung, Bogor," kata Wawan.

"Saya coba bertahan (jadi mitra Migo). Nanti kita lihat beberapa bulan ke depan. Sekarang saya juga buat catatan sendiri, biar ketahuan sudah berapa yang sewa," tutup dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Megapolitan
[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

Megapolitan
Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Megapolitan
Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Megapolitan
Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Megapolitan
PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Megapolitan
Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

Megapolitan
Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Megapolitan
Kebakaran Selama 8 Jam, 987 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal di Tambora

Kebakaran Selama 8 Jam, 987 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal di Tambora

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Babak Baru Pemerkosaan di Bintaro | Penembakan Misterius di Tangsel Lukai 8 Korban

[POPULER JABODETABEK] Babak Baru Pemerkosaan di Bintaro | Penembakan Misterius di Tangsel Lukai 8 Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X