Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Kompas.com - 18/10/2019, 22:58 WIB
Ilustrasi pencuri SHUTTERSTOCKIlustrasi pencuri

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang pencuri terpergok korbannya ketika beraksi di salah satu rumah di Perumahan Atsiri Permai, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Kamis (17/10/2019) tengah malam.

Meski demikian, korban pasangan suami istri terluka akibat serangan pencuri.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan mengatakan, peristiwa pencurian tersebut bermula ketika korban Endro Handoko (51) mendengar suara seperti orang terjatuh dari arah lemari piring di ruang dapur rumahnya.

Hendak mengecek sumber suara tersebut, ternyata pelaku MS (17) sudah ada didepan hadapan Endro ketika baru saja membuka pintu kamar.

"Langsung terjadi perkelahian antara korban dan pelaku. Korban melindungi istrinya karena pelaku mengeluarkan sebilah pisau," kata Deddy dikonfirmasi, Jumat (18/10/2019), seperti dikutip Tribun Jakarta.

Deddy mengatakan, pelaku yang menggenggam pisau menyabetkannya kearah dada, leher, dan kepala bagian kiri korban.

Tak berhenti melukai Endro, pelaku juga menyerang Agustina Anjelika (51), istri Endro, hingga mengalami luka di bagian kepala dan tangan kirinya.

Pelaku kemudian mencoba melarikan diri. Teriakan korban lalu didengar warga sekitar.

Buntutnya, pelaku berhasil ditangkap dan sempat menjadi bulan-bulanan warga yang geram.

Saat ini, MS sudah ditahan di ruang tahanan Polresta Depok, dan terancam dijerat Pasal 53 KUHP Jo Pasal 363 KUHP Jo Pasal 351 KUHP Ayat 2 tentang penganiayaan. (Dwi putra kesuma)

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Aksi Kepergok Korban, Maling di Depok Lukai Pasutri Gunakan Sebilah Pisau."

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Megapolitan
Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Megapolitan
Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Megapolitan
Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Megapolitan
Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Megapolitan
Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Megapolitan
Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Megapolitan
Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Megapolitan
Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Megapolitan
YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

Megapolitan
Ruko Permata Cimone Dikosongkan, Penghuni Ambil Langkah Hukum

Ruko Permata Cimone Dikosongkan, Penghuni Ambil Langkah Hukum

Megapolitan
Satu Sisi JPO di Pinggir Rel Kereta Kawasan Kalianyar Berdiri Tanpa Pagar Pembatas

Satu Sisi JPO di Pinggir Rel Kereta Kawasan Kalianyar Berdiri Tanpa Pagar Pembatas

Megapolitan
Takut Dilaporkan ke Polisi, Ayah Ingin Nikahi Anak Tiri yang Diperkosanya hingga Hamil

Takut Dilaporkan ke Polisi, Ayah Ingin Nikahi Anak Tiri yang Diperkosanya hingga Hamil

Megapolitan
Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Mobil yang Tabrak Pengguna Skuter Listrik Tak Ditahan

Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Mobil yang Tabrak Pengguna Skuter Listrik Tak Ditahan

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta dan Depok Pagi Ini Tidak Sehat, Bekasi Lebih Buruk

Kualitas Udara Jakarta dan Depok Pagi Ini Tidak Sehat, Bekasi Lebih Buruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X