Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, Relawan Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Monas

Kompas.com - 20/10/2019, 15:09 WIB
Relawan Joko Widodo-Maruf Amin membentangkan Bendera Merah Putih raksasa sepanjang 200 meter di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019). KOMPAS.COM/NURSITA SARIRelawan Joko Widodo-Maruf Amin membentangkan Bendera Merah Putih raksasa sepanjang 200 meter di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Relawan Joko Widodo-Ma'ruf Amin membentangkan Bendera Merah Putih raksasa sepanjang 200 meter di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019).

Bendera raksasa itu dibentangkan memutari bundaran air mancur di sekitar Patung Arjuna Wiwaha (Patung Kuda).

Bendera raksasa itu menjadi bagian dari parade budaya untuk merayakan pelantikan Jokowi-Ma'ruf sebagai presiden-wakil presiden RI periode 2019-2024.

Baca juga: FOTO: Tiga Anak Jokowi Hadir di Pelantikan Presiden-Wapres

Salah satu pemegang bendera, Rosyidin (40), menuturkan, para pemegang bendera nantinya akan menyambut Jokowi-Ma'ruf setelah dilantik di area Patung Kuda.

"Nanti berputar, sebelum masuk ke Istana. Ini panjangnya total 200 meter," kata Rosyidin.

Dari pantauan Kompas.com, para pemegang bendera itu mengenakan kaus dan topi warna merah dan putih. Ada orangtua, dewasa, hingga remaja yang memegang bendera tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sambut Pelantikan Presiden-Wapres, Ratusan Sopir Bajaj Relawan Jokowi-Maruf Konvoi

Selain bendera raksasa, ada juga sejumlah bendera yang diikat pada tiang bambu dan dipegang relawan, marching band, hingga penampilan berbagai budaya dari daerah-daerah di Indonesia.

Kompas TV Dalam periodepertamanya, Joko Widodo berhasil menorehkan nilai baik dalam hal pembangunan infrastuktur seperti jalan tol dan akses transportasi umum. Begitu juga dengan peningkatan daya beli masyarakat. Namun, ada yang merah dalam rapor Jokowi. Tingkat kemiskinan dan tingkat ketimpangan ternyata tak mencapai target. Siapkah beliau jalani periode keduanya sebagai Presiden Republik Indonesia? #TGSL #PelantikanPresiden
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.