Remaja Pemalak Sopir Truk di Angke Ditangkap, Tak Terima Uang Rp 2.000 Saat Beraksi

Kompas.com - 21/10/2019, 11:13 WIB
Aksi pungutan liar terhadap sopir truk terekam video oleh seorang pengendara. Aksi ini terjadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. InstagramAksi pungutan liar terhadap sopir truk terekam video oleh seorang pengendara. Aksi ini terjadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat polisi dari Polsek Tambora menangkap remaja berinisial AC (18) yang aksinya saat memalak sopir truk viral di media sosial.

AC diamankan di tempat ia biasa memalak para sopir di Jalan Pasar Buah, Angke, Tambora pada Sabtu (19/10/2019).

"Menanggapi aksi video yang merugikan beberapa sopir angkutan yang dipalak, kami menyisir TKP dan mengamankan satu orang," kata Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh saat dikonfirmasi, Senin (21/10/2019).

Iver mengatakan, saat ini pihaknya masih memburu kawan-kawan AC yang kerap memalak para sopir pengangkut barang di kawasan tersebut.

Baca juga: Viral Pemalakan Sopir Truk di Tambora, Pelaku Langsung Ditangkap

"Umumnya mereka melakukan aksinya kepada para sopir buah atau pun sayuran yang melintasi di sekitar jalan tersebut," kata Iver.

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Supriyatin mengatakan, kawanan pemalak ini menolak jika hanya diberi uang Rp 2.000 oleh para sopir.

Bahkan bila sopir tak memberikan uang, mereka tak segan menghalau laju kendaraan mobil tersebut.

"Mereka meminta sejumlah uang secara paksa, jika dikasih sopir sebesar Rp 2.000 mereka menolak dan meminta dengan nominalnya yang lebih besar," kata Supriyatin. (ELGA HIKARI PUTRA)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Polisi Ringkus Pemalak Sopir Truk di Angke Jakarta Barat, Tolak Uang Rp 2000 dan Minta Lebih Banyak".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Megapolitan
Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Megapolitan
Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Megapolitan
Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Megapolitan
Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Megapolitan
Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Megapolitan
Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Megapolitan
Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Megapolitan
Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Megapolitan
YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

Megapolitan
Ruko Permata Cimone Dikosongkan, Penghuni Ambil Langkah Hukum

Ruko Permata Cimone Dikosongkan, Penghuni Ambil Langkah Hukum

Megapolitan
Satu Sisi JPO di Pinggir Rel Kereta Kawasan Kalianyar Berdiri Tanpa Pagar Pembatas

Satu Sisi JPO di Pinggir Rel Kereta Kawasan Kalianyar Berdiri Tanpa Pagar Pembatas

Megapolitan
Takut Dilaporkan ke Polisi, Ayah Ingin Nikahi Anak Tiri yang Diperkosanya hingga Hamil

Takut Dilaporkan ke Polisi, Ayah Ingin Nikahi Anak Tiri yang Diperkosanya hingga Hamil

Megapolitan
Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Mobil yang Tabrak Pengguna Skuter Listrik Tak Ditahan

Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Mobil yang Tabrak Pengguna Skuter Listrik Tak Ditahan

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta dan Depok Pagi Ini Tidak Sehat, Bekasi Lebih Buruk

Kualitas Udara Jakarta dan Depok Pagi Ini Tidak Sehat, Bekasi Lebih Buruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X