Pemprov DKI: Baru 16 Persen Trotoar di Jakarta yang Ditata

Kompas.com - 21/10/2019, 20:18 WIB
Para pekerja melakukan pembongkaran dan pengecoran di trotoar Cikini Raya, Senin (17/6/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaPara pekerja melakukan pembongkaran dan pengecoran di trotoar Cikini Raya, Senin (17/6/2019)
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, baru sekitar 16 persen trotoar di Jakarta yang ditata.

Secara keseluruhan, ada 2.600 kilometer trotoar di Jakarta yang berlokasi di 1.300 kilometer ruas jalan.

"Kalau kita bicara berapa sih sekarang yang kita bangun sampai 2019, baru 16 persen," ujar Hari di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (21/10/2019).

Baca juga: Anies: Tahun 2017-2019, Pemprov DKI Revitalisasi 134 Kilometer Trotoar


Hari menjelaskan, penataan trotoar di Jakarta dimulai pada 2016. Pemprov DKI sudah membangun 47,9 kilometer trotoar pada 2016.

Sementara pada 2017, trotoar yang ditata sepanjang 78,7 kilometer.

"Kemudian 2018 hampir 118 kilometer, 2019 itu 67 kilometer," kata dia.

Sementara pada 2020, Pemprov DKI akan menata trotoar sepanjang 103,7 kilometer.

Dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2017-2022, kata Hari, Pemprov DKI harus menata 60 kilometer trotoar per tahun.

Artinya, penataan trotoar butuh waktu sekitar 50 tahun.

Baca juga: Alih-alih di Trotoar, Pemprov DKI Disarankan Pindahkan PKL ke Pasar

"Itu kelamaan. Barangkali akan kita revisi renstra (rencana strategis)-nya, minimal harusnya per tahun 100 kilometer, artinya 20 tahun trotoar di seluruh DKI ideal," ucap Hari.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini sedang merevitalisasi trotoar di sejumlah lokasi di Jakarta.

Penataan trotoar dibarengi dengan penataan kabel jaringan utilitas yang menggantung di udara.

Kabel-kabel itu dimasukkan ke dalam boks utilitas (manhole) yang disiapkan di bawah trotoar yang direvitalisasi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Megapolitan
Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Megapolitan
ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

Megapolitan
Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Megapolitan
Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Megapolitan
Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Megapolitan
Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Megapolitan
Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Megapolitan
Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Megapolitan
Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Megapolitan
Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Megapolitan
Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Megapolitan
Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X