Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Kompas.com - 21/10/2019, 22:32 WIB
Petugas gabungan berusaha mendirikan tiang listrik yang rubuh di Jalan Raya Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (21/10/2019) Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARPetugas gabungan berusaha mendirikan tiang listrik yang rubuh di Jalan Raya Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (21/10/2019)
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengingatkan, seluruh kabel fiber optik yang masih menggantung di udara harus diturunkan dan dipindahkan ke boks utilitas (manhole) yang dibangun di bawah trotoar.

Apalagi, salah satu tiang listrik di Jalan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, roboh akibat banyaknya kabel yang menggantung hingga kelebihan beban.

"Semuanya kita harus tertibkan," ujar Hari di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (21/10/2019).

Baca juga: Tiang Listrik Roboh, Jalan Raya Kebon Jeruk Berlakukan Sistem Buka Tutup

Heri meyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan general manager PLN Distribusi Jakarta Raya, Telkom, hingga Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) untuk menurunkan semua kabel udara.

Namun, pemindahan kabel udara ke bawah tanah membutuhkan waktu.

"Memang tidak mudah untuk menurunkan kabel udara di atas ini karena memang sudah semrawut. Mereka akan membuat tahapan-tahapan (untuk menurunkan kabel udara)," kata dia.

Baca juga: Besi Keropos dan Kelebihan Beban Kabel Diduga Jadi Penyebab Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk

Sesuai Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 1999 tentang Jaringan Utilitas dan Peraturan Gubernur Nomor 106 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Insfrastruktur Jaringan Utilitas, lanjut Hari, seharusnya tidak ada lagi kabel fiber optik yang menggantung di udara.

Karena itulah, kabel-kabel udara harus ditertibkan.

"Sesuai aturan main berdasarkan Perda 8 maupun Pergub 106, memang kabel udara tidak dibolehkan lagi, jadi harus turun ke bawah," kata Hari.

Salah satu tiang listrik di Jalan Kebon Jeruk, roboh pada Senin siang, karena kondisi besi yang telah keropos.

Alasan lainnya, tiang listrik kelebihan beban karena banyaknya kabel fiber optik yang menggantung di tiang tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

Megapolitan
Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Megapolitan
Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Megapolitan
Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Megapolitan
Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X