Ceceran Semen Tumpah di Jalan Raya Gempol, Pengendara Diimbau Hati-hati

Kompas.com - 22/10/2019, 18:24 WIB
Ceceran semen tumpah di Jalan Raya Gempol, Kelurahan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2019). Dokumentasi Sudin PKP Jakarta TimurCeceran semen tumpah di Jalan Raya Gempol, Kelurahan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tumpahan semen tercecer di Jalan Raya Gempol, Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2019).

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, pihaknya menerima laporan tumpahan semen tercecer di jalan tersebut pukul 17.14 WIB.

Sejumlah personel diterjunkan guna menyiram tumpahan semen yang membuat jalan menjadi licin. Belum diketahui asal dari ceceran semen tersebut.

"Tumpahan semen di Jalan Raya Gempol, tepatnya dari Pos Polisi Gempol lewat sedikit arah ke Hankam. Ada beberapa titik ceceran semen dan pasir di jalan itu. Sekarang lagi proses kita siram," kata Gatot saat dikonfirmasi wartawan, Selasa.

Gatot menjelaskan, satu titik jalan tercecer semen sepanjang sekitar 40 meter. Akibatnya, arus lalu lintas tersendat karena sedang ada proses penyiraman ceceran semen tersebut.

Diimbau kepada pengendara agar berhati-hati saat melintas jalan tersebut. Ceceran campuran semen dan pasir yang tumpah membuat jalan licin.

"Berhati-hati saat melintas sebab (jalan) licin karena semen dan pasir. Namun bila sudah hilang karena disemprot, mudah-mudahan tidak licin," ujar Gatot.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nilai Rapor Jadi Pertimbangan Lulus Ujian SIMAK UI

Nilai Rapor Jadi Pertimbangan Lulus Ujian SIMAK UI

Megapolitan
Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Megapolitan
[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

Megapolitan
Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Megapolitan
Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Megapolitan
Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Megapolitan
PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Megapolitan
Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

Megapolitan
Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Megapolitan
Kebakaran Selama 8 Jam, 987 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal di Tambora

Kebakaran Selama 8 Jam, 987 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X