Kompas.com - 22/10/2019, 22:59 WIB
H, Pak ogah yang diamankan tim elang laut Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Selasa (22/10/2019) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIH, Pak ogah yang diamankan tim elang laut Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Selasa (22/10/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Elang Laut Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menangkap pelaku pungutan liar atau yang biasa dikenal pak ogah, Selasa (22/10/2019) malam.

H (40) adalah salah satu pak ogah yang diamankan Tim Elang Laut. Ia ditangkap saat sedang melambai-lambaikan senter pengatur lalu lintas di persimpangan dekat Terminal Peti Kemas di Jalan Raya Pelabuhan.

Polisi langsung menggeledah H dan ditemukan uang recehan dan uang kertas total berkisar Rp 50.000.

Kepada wartawan, ia mengaku tidak pernah memaksa sopir truk yang melintas untuk memberi uang kepadanya.

Ia hanya meminta uang-uang recehan dari para sopir truk tersebut

"Per truk nggak mesti bayar, kadang dikasih Rp 500, Rp 1.000. Kalau enggak dikasih enggak diapa-apain," kata H.

Jumlah itu memang terdengar sedikit. Namun, ketika ditanya berapa uang yang biasa ia dapatkan dari para sopir truk, ia menjawab, mencapai Rp 80.000 hanya dalam dua jam.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya di sini dari jam 19.00 WIB sampai jam 21.00 WIB. Kalau yang jam 21.00 WIB ada lagi orangnya cuma belum dateng," ujar H.

H mengaku tinggal di Bulak Duri, perbatasan antara Jakarta Utara dan Bekasi yang kurang lebih berjarak 10 Kilometer dari lokasi tersebut.

Ia rela jauh-jauh datang kesana agar bisa mendapatkan uang dari para sopir truk.

"Dulu saya coba jualan kopi starling di dalam, cuma hasilnya enggak seberapa," tuturnya.

Saat diamankan Polisi, mata H tampak berkaca-kaca. Namun Polisi memerintahkannya agar tidak menangis.

Setelah diinterogasi di lokasi, H lalu dibawa Polisi menggunakan mobil menuju Polres Pelabuhan Tanjung Priok.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan di Jalan Sawangan Depok, Ban Taksi Sobek, Pemotor Luka di Kepala

Kecelakaan di Jalan Sawangan Depok, Ban Taksi Sobek, Pemotor Luka di Kepala

Megapolitan
Jatuh dari Speed Boat dan Terapung 3 Jam  di Perairan Kepulauan Seribu, Remaja 14 Tahun Berhasil Dievakuasi

Jatuh dari Speed Boat dan Terapung 3 Jam di Perairan Kepulauan Seribu, Remaja 14 Tahun Berhasil Dievakuasi

Megapolitan
Langgar Jam Operasional, Tori Bar Fatmawati Disegel 3 Hari

Langgar Jam Operasional, Tori Bar Fatmawati Disegel 3 Hari

Megapolitan
Razia Protokol Kesehatan di Tori Bar Fatmawati, Pintu Dikunci, Aparat Tunggu 30 Menit

Razia Protokol Kesehatan di Tori Bar Fatmawati, Pintu Dikunci, Aparat Tunggu 30 Menit

Megapolitan
Kenapa Kereta MRT Disebut Ratangga? Ternyata Ini Sejarah di Baliknya...

Kenapa Kereta MRT Disebut Ratangga? Ternyata Ini Sejarah di Baliknya...

Megapolitan
Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Depok Dimulai, Daftar Lewat Hotline Berikut Ini

Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Depok Dimulai, Daftar Lewat Hotline Berikut Ini

Megapolitan
Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.609 Orang

Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.609 Orang

Megapolitan
Langgar Ganjil Genap, Petugas Putar Balik 2.000 Kendaraan di Kota Bogor

Langgar Ganjil Genap, Petugas Putar Balik 2.000 Kendaraan di Kota Bogor

Megapolitan
Ada Nobar Euro 2020 di Pamulang, Wali Kota Tangsel Kerahkan Anggota untuk Razia

Ada Nobar Euro 2020 di Pamulang, Wali Kota Tangsel Kerahkan Anggota untuk Razia

Megapolitan
Depok Buka Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Depok Buka Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
37 Balita Positif Covid-19 di Depok Hari Ini, Sama dengan Lansia

37 Balita Positif Covid-19 di Depok Hari Ini, Sama dengan Lansia

Megapolitan
Depok Catat 543 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak Kedua Sepanjang Sejarah

Depok Catat 543 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak Kedua Sepanjang Sejarah

Megapolitan
Rekor Lagi, 4.895 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini

Rekor Lagi, 4.895 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini

Megapolitan
Covid-19 di Bekasi Naik Hampir 90 Persen, Wali Kota: Bukan Meningkat, tapi Melonjak Vertikal!

Covid-19 di Bekasi Naik Hampir 90 Persen, Wali Kota: Bukan Meningkat, tapi Melonjak Vertikal!

Megapolitan
Palak Pedagang Dimsum, 2 Pria yang Mengaku Jawara di Serpong Ditangkap

Palak Pedagang Dimsum, 2 Pria yang Mengaku Jawara di Serpong Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X