Kompas.com - 23/10/2019, 08:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi pemerasan atau pemalakan terhadap sopir truk oleh sejumlah preman di Pintu Keluar Tol Cakung Barat, Jakarta Timur, viral di media sosial.

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @romansasopirtruck, terlihat seorang pria berbaju merah dan bercelana pendek memalak seorang sopir truk yang sedang terjebak kemacetan.

Pria berbaju merah tersebut tampak memaksa saat meminta uang sampai harus memanjat ban mobil. Ketika sudah mendapat uang yang cukup, pria itu langsung pergi.

Kapolsek Cakung Kompol Pandji Santoso mengatakan, peristiwa dalam video itu terjadi di Pintu Keluar Tol Cakung Barat pada Senin (21/10/2019) sekitar pukul 14.30 WIB.

Baca juga: 55 Preman Ditangkap di Tanah Abang dan Senen

Pandji mengatakan, pihaknya kerap mendapat laporan adanya pemalakan sopir truk di wilayah tersebut. Polisi pun melakukan observasi rutin di wilayah itu.

Selang sejam setelah video itu beredar di media sosial, polisi menangkap tiga tersangka pelaku pemerasan tersebut. Ketiganya adalah RA, AP, dan RY.

"Ketiga pelaku dipergoki oleh Tim Buser Polsek Cakung yang sedang melakukan observasi karena banyaknya informasi hingga akhirnya ketiga pelaku berhasil tertangkap berikut BB (barang bukti)," kata Pandji dalam keterangannya, Selasa.

Pandji menambahkan, ketiga pelaku itu memang kerap mengincar sopir truk yang terjebak kemacetan.

"Dalam aksi tersebut pelaku RA membawa sebilah pisau, pelaku AP membawa sebilah badik dan pelaku RY berperan mengancam korban. Ketiga pelaku mendekati mobil korban yang terjebak kemacetan, lalu ketiganya mengepung, mengancam korban dengan menggunakan sajam (senjata tajam)," ujar Pandji.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone, sebilah badik, sebilah pisau, dan uang tunai Rp 65.000.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan. Ancaman hukuman buat mereka maksimal lima tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Ringkus Penjambret Ibu dan Anak di Bekasi Hasil Identifikasi Rekaman CCTV

Polisi Ringkus Penjambret Ibu dan Anak di Bekasi Hasil Identifikasi Rekaman CCTV

Megapolitan
Anies Klaim Jakarta Kota Global: Stadion hingga Transportasinya Berstandar Internasional

Anies Klaim Jakarta Kota Global: Stadion hingga Transportasinya Berstandar Internasional

Megapolitan
Penghuni Kos di Tangsel Ditemukan Tewas, Polisi Temukan Pisau Saat Olah TKP

Penghuni Kos di Tangsel Ditemukan Tewas, Polisi Temukan Pisau Saat Olah TKP

Megapolitan
Hadiri Malam Puncak Jakarta Hajatan, Anies: Anda Orang Pertama yang Rasakan JIS Hampir Penuh

Hadiri Malam Puncak Jakarta Hajatan, Anies: Anda Orang Pertama yang Rasakan JIS Hampir Penuh

Megapolitan
Anies-Ariza Didesak Cabut Izin Usaha Holywings, Buntut Dugaan Kasus Penistaan Agama

Anies-Ariza Didesak Cabut Izin Usaha Holywings, Buntut Dugaan Kasus Penistaan Agama

Megapolitan
Elvis Cafe Disegel karena Jual Minuman Beralkohol di Atas 5 Persen

Elvis Cafe Disegel karena Jual Minuman Beralkohol di Atas 5 Persen

Megapolitan
PKL Bongkar Lapak Imbas Wacana Pelebaran Jalan Pelintasan Sebidang Rawa Geni

PKL Bongkar Lapak Imbas Wacana Pelebaran Jalan Pelintasan Sebidang Rawa Geni

Megapolitan
Pengunjung Malam puncak Jakarta Hajatan ke-495 Berdatangan Gunakan Berbagai Transportasi

Pengunjung Malam puncak Jakarta Hajatan ke-495 Berdatangan Gunakan Berbagai Transportasi

Megapolitan
Pemkot Bogor Segel Elvis Cafe Selama 14 Hari ke Depan

Pemkot Bogor Segel Elvis Cafe Selama 14 Hari ke Depan

Megapolitan
Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Penghuni Kamar Kos di Tangsel Tewas Bersimbah Darah

Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Penghuni Kamar Kos di Tangsel Tewas Bersimbah Darah

Megapolitan
Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495, Pengunjung Mulai Ramaikan JIS

Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495, Pengunjung Mulai Ramaikan JIS

Megapolitan
Polda Metro Peringatkan Ormas Tak Konvoi dan 'Sweeping' ke Holywings

Polda Metro Peringatkan Ormas Tak Konvoi dan "Sweeping" ke Holywings

Megapolitan
Warga Rawa Geni Tingkatkan Keamanan di Pelintasan Sebidang yang Dibuka Sepihak

Warga Rawa Geni Tingkatkan Keamanan di Pelintasan Sebidang yang Dibuka Sepihak

Megapolitan
Sabtu Malam, GP Ansor DKI Jakarta Akan Konvoi Lagi ke Holywings

Sabtu Malam, GP Ansor DKI Jakarta Akan Konvoi Lagi ke Holywings

Megapolitan
Hajatan dan Nyambat

Hajatan dan Nyambat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.