Polisi Amankan Pria Pembawa Sanjata Tajam di Sekitar Pos Lantas Cengkareng

Kompas.com - 23/10/2019, 14:23 WIB
Seorang pemuda berinisial M (38), berbaju merah, diamankan oleh Satlantas Jakarta Barat di dekat Pos Lantas Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (23/10/2019). M diketahui membawa senjata tajam. KOMPAS.com/BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARSeorang pemuda berinisial M (38), berbaju merah, diamankan oleh Satlantas Jakarta Barat di dekat Pos Lantas Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (23/10/2019). M diketahui membawa senjata tajam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pemuda berinisial M (38) diamankan oleh Satlantas Jakarta Barat di dekat pos lantas Cengkareng pada Rabu (23/10/2019). M diketahui membawa pisau saat petugas menggelar Operasi Zebra 2019.

Kanit Lantas Polsek Cengkareng AKP Rahmat Suryaman mengatakan, polisi menerima informasi dari tukang ojek setempat yang menyebutkan bahwa gerak-gerik M mencurigakan.

Setelah ditelusuri, M ternyata hendak menurunkan bendera salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) yang ada di sekitar lokasi.

"Ketika saya sedang melaksanakan Operasi Zebra, ada tukang ojek hampiri saya bilang kalau ada orang mau nurunin bendera," kata Suryaman di pos lantas Cengkareng.

Baca juga: Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Masih kata Surya, saat akan diamankan, M sudah menggenggam pisau dapur yang ia sembunyikan di belakang punggungnya.

"Setelah saya datangi ke TKP, tukang ojek itu bilang dia (M) bawa sajam ( senjata tajam). Saya ambil sajamnya, seperti pisau dapur, setelah itu saya amankan ke Pos Lantas Cengkareng," ujar Surya.

Polisi berhasil mengambil pisau milik M dan mengamankannya tanpa perlawanan. Selain itu polisi juga mengamankan barang bawaan M, di antaranya buku "Agar Menuntut Ilmu Lebih Mudah", kartu identitas atas nama Muhammad (38), NPWP, BPJS, dan amplop sumbangan.

"Beliau itu berjalan kaki dari arah barat ke timur dan membawa tas gemblok," kata Surya.

"Setelah saya amankan saya bawa ke pos lantas Cengkareng kelihatannya seperti orang gangguan jiwa, tapi untuk proses lebih lanjut yang bersangkutan dibawa ke Polsek Cengkareng," tambah Surya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Megapolitan
Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X