Cincin Sumbat Darah di Jari Manisnya, Nenek Ini Minta Pertolongan ke Damkar Tangsel

Kompas.com - 23/10/2019, 17:09 WIB
Seorang nenek meminta bantuan petugas damkar Tangsel untuk melepas tiga cincin di jari manisnya. Cincin itu telah menyumbat aliran darahnya. Tangkapan layar akun @damkar_tangselSeorang nenek meminta bantuan petugas damkar Tangsel untuk melepas tiga cincin di jari manisnya. Cincin itu telah menyumbat aliran darahnya.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Aksi seorang nenek yang mendatangi Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangerang Selatan untuk meminta dilepaskan cincinnya viral di media sosial.

Rekaman proses pelepasan cicin tersebut dibagikan melalui akun instagram @damkar_tangsel beberapa jam lalu.

Dalam video berdurasi 10 detik tersebut, seorang nenek yang menggunakan busana batik dengan jilbab merah muda tampak pasrah saat petugas memotong cincin di salah satu jari tangan kanannya.


Komandan Regu (Danru) Rescue Damkar Tangsel Darussalam mengatakan, video proses pemotongan cincin dari tangan nenek tersebut terjadi pada Rabu (23/10/2019).

Saat itu nenek yang belum diketahui namanya tersebut datang bersama keponakannya.

Baca juga: Petugas Damkar Selamatkan Dua Kucing yang Terjebak di Dalam Pipa

Nenek itu meminta tolong kepada petugas untuk melepaskan tiga cicin yang melingkar di jari manis tangan kanan bertahun-tahun hingga menyumbat aliran darah.

"Tiga cincin yang terpasang di jari manis, darahnya sudah kesumbat. Nenek datang ke kantor juga sudah keadaan lemas. Kata neneknya itu dua minggu belakangan baru sakit karena darahnya kesumbat," kata Darussalam saat dihubungi.

Melihat kondisi nenek yang sudah lemas, Tim rescue Damkar Tangsel langsung mencoba membantu melepaskan paksa dengan cara menggunakan gerinda mini untuk memotong cincin tersebut.

"Tapi sebelum memotong nenek sudah diberikan obat agar jarinya tidak bengkak. Ada sekitar 40 menit proses pelepasannya. Kalau jenis cincin itu tiga beda-beda, ada titanium, alloy dan emas muda," tuturnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

Megapolitan
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Megapolitan
Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Megapolitan
Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X