Satpol PP dan Petugas Gabungan Razia Indekos di Tambora

Kompas.com - 24/10/2019, 14:13 WIB
Kasatpol PP Tambora Ivand Sigiro  menjelaskan soal perizinan indekos kepada anak seorang pemiliki indekos di kawasan Krendang, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2019). Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKasatpol PP Tambora Ivand Sigiro menjelaskan soal perizinan indekos kepada anak seorang pemiliki indekos di kawasan Krendang, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Satpol PP Tambora bersama beberapa petugas Dishub, Dukcapil, dan TNI-Polri Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, melakukan razia indekos di kelurahan Krendang, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2019).

Para petugas Satpol PP ingin memastikan para pemilik indekos mempunyai surat izin usaha. Mereka juga ingin memeriksa indentitas para penghuni indekos.

Razia itu mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Hari ini kami melakukan razia di dua tempat kos-kosan. Yang pertama di Jalan Kredang Utara..., kedua di Jalan Krendang Indah. Dalam razia di Krendang Utara terdapat sekitar 450 kamar terdiri dari 3 bangunan," kata Kasatpol PP Tambora, Ivand Sigiro.

Baca juga: Densus 88 Dimarahi Pemilik Indekos yang Disewa Terduga Teroris, Disuruh Buka Sepatu

Ivan dan jajarannya menelusuri beberapa bagian rumah indekos di Krendang Indah. Mereka mengecek beberapa kamar serta meminta penghuni untuk menunjukkan indentitasnya.

Ivand tidak menemukan pemiliknya indekos tersebut, yakni Hasan. Ivand ingin mengetahui perizinnya.

Dia hanya menemui Kamal, anak Hasan. Kamal tidak bisa menunjukkan surat-surat perizinan indekos tersebut kepada petugas gabungan yang melakukan razia.

KTP milik Kamal pun ditahan petugas Satpol PP Tambora.

Ivand meminta Kamal dapat menunjukkan surat-surat perizinan indekos itu pada Senin pekan depan

Selain mengecek perizinan, razia itu juga bertujuan mencegah praktik prostitusi, pemakaian narkoba, hingga aksi terorisme.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Megapolitan
Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Megapolitan
11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

Megapolitan
Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Megapolitan
Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Megapolitan
Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Megapolitan
Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Megapolitan
Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Megapolitan
Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Megapolitan
'Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka...'

"Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka..."

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Megapolitan
Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X