Saat Dirazia, Anak Pemilik 400 Kamar Indekos di Tambora Tak Bisa Tunjukkan Bukti Izin Usaha

Kompas.com - 24/10/2019, 20:09 WIB
Kasatpol PP Tambora Ivand Sigiro  menjelaskan soal perizinan indekos kepada anak seorang pemiliki indekos di kawasan Krendang, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2019). Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKasatpol PP Tambora Ivand Sigiro menjelaskan soal perizinan indekos kepada anak seorang pemiliki indekos di kawasan Krendang, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kamal, anak dari pemilik indekos dengan 400 pintu di Tambora belum bisa menunjukkan surat perizinan usaha indekos kepada petugas Satpol PP yang melangsungkan razia.

"Ada perizinannya tapi karena ada di Pak Haji (pemilik). Saya ini kan sebagai anak buru-buru kesininya. Perizinan sama pajak mah ada pembayaran," kata Kamal di Jalan Krendang Indah, Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2019).

Kamal beralasan bahwa surat perizinan dan bukti pembayaran dipegang oleh bapaknya.

Dari hasil razia, KTP Kamal disita oleh Satpol PP. Sebab dia belum bisa menunjukkan surat perizinan.

Baca juga: Kena Razia Satpol PP, Pasangan Muda-Mudi Sekamar di Indekos

"KTP aja yang disita, tapi kalau memang bisa nunjukkin surat- surat perizinan KTP bisa kembali," ucap Kamal.

Sebelumnya, Petugas Satpol PP Tambora bersama beberapa petugas Dishub, Dukcapil, dan TNI-Polri melakukan razia perizinan indekost.

Kegiatan razia ini mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Donny Saragih, Peras Bos Terdahulu hingga Batal Jadi Dirut Transjakarta

Donny Saragih, Peras Bos Terdahulu hingga Batal Jadi Dirut Transjakarta

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Geram hingga Reaksi Istana kala Revitalisasi Monas Terus Dilanjutkan...

Ketua DPRD DKI Geram hingga Reaksi Istana kala Revitalisasi Monas Terus Dilanjutkan...

Megapolitan
Fakta Kebakaran di Kebayoran Lama, 1 Korban Tewas karena Terkunci di Rumah

Fakta Kebakaran di Kebayoran Lama, 1 Korban Tewas karena Terkunci di Rumah

Megapolitan
Siapkah Bandara Soekarno-Hatta Cegah Virus Corona Hanya dengan 1 Kapsul Transport?

Siapkah Bandara Soekarno-Hatta Cegah Virus Corona Hanya dengan 1 Kapsul Transport?

Megapolitan
Pemkot Bogor dan Gojek Sepakat Bangun Shelter di Seputar Stasiun Bogor

Pemkot Bogor dan Gojek Sepakat Bangun Shelter di Seputar Stasiun Bogor

Megapolitan
162 Warga Jadi Korban Kebakaran di Kebayoran Lama

162 Warga Jadi Korban Kebakaran di Kebayoran Lama

Megapolitan
Usai Diselamatkan, Wanita yang Mau Bunuh Diri di JPO Sempat Benturkan Kepalanya

Usai Diselamatkan, Wanita yang Mau Bunuh Diri di JPO Sempat Benturkan Kepalanya

Megapolitan
Donny Saragih Juga Pernah Dilaporkan Kasus Penggelapan dan Penipuan ke Polda Metro Jaya

Donny Saragih Juga Pernah Dilaporkan Kasus Penggelapan dan Penipuan ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Ini Informasi Terbaru Terkait Sistem ETLE untuk Pengendara Motor

Ini Informasi Terbaru Terkait Sistem ETLE untuk Pengendara Motor

Megapolitan
Psikolog Ungkap Pelaku Eksibisionisme Senang jika Divideokan Korbannya

Psikolog Ungkap Pelaku Eksibisionisme Senang jika Divideokan Korbannya

Megapolitan
Begal di Bawah Umur Diduga Berkomplot dengan Pembegal Tentara di Bekasi

Begal di Bawah Umur Diduga Berkomplot dengan Pembegal Tentara di Bekasi

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

BMKG: Jakarta Diprediksi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Muncul King of The King di Tangerang | Alasan Batalnya Donny Saragih Jadi Bos Transjakarta

[POPULER JABODETABEK] Muncul King of The King di Tangerang | Alasan Batalnya Donny Saragih Jadi Bos Transjakarta

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan yang Peras Korbannya dengan Menuduh Curi Motor, Satu Orang Buron

Polisi Tangkap Komplotan yang Peras Korbannya dengan Menuduh Curi Motor, Satu Orang Buron

Megapolitan
Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Ketua DPRD DKI Sindir Uji Kelayakan Pemprov DKI

Terpidana Jadi Dirut Transjakarta, Ketua DPRD DKI Sindir Uji Kelayakan Pemprov DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X