Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Orang Terduga Teroris Ditangkap di Bekasi

Kompas.com - 26/10/2019, 11:59 WIB
Vitorio Mantalean,
David Oliver Purba

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com - Densus 88 Antiteror menangkap tiga orang terduga teroris di Kota Bekasi, Sabtu (26/10/2019) pagi.

"Iya, benar ada penangkapan (tiga terduga teroris di Bekasi). Penangkapan oleh Densus 88, diback-up jajaran polres," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto, saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu siang.

Baca juga: Satu Orang Terduga Teroris Ditangkap di Depok

Terduga teroris pertama berinisial JF (34). Ia ditangkap di Pondok Ungu Permai, Bekasi Utara sekira pukul 07.50 WIB.

Terduga teroris kedua berinisial PS (39). Pria kelahiran Pati, Jawa Tengah itu diringkus di Margajaya, Bekasi Selatan sekitar pukul 09.30 WIB.

Terakhir, Densus 88 meringkus HC (33), warga yang domisili di Grogol Petamburan di Pekayon Jaya sekitar pukul 10.44 WIB.

Dalam keterangan polisi, ketiganya berbaiat kepada Abu Bakar Al Baghdadi dan ditenggarai berpartisipasi dalam kegiatan paramiliter/i'das di Gunung Ciremai, Jawa Barat pada Maret 2019.

Ketiganya juga disebut mengetahui ihwal perakitan bahan peledak oleh Endang alias Abu Rafi alias Pak Jenggot.

Pak Jenggot sendiri sudah lebih dulu dibekuk polisi pada Mei 2019. Ia diduga berafiliasi dengan jaringan ISIS.

Tiga terduga teroris kini digelandang ke rutan Mapolda Metro Jaya.

Selain tiga terduga teroris di Bekasi, Densus 88 juga menangkap seorang terduga teroris berinisial BS (41), di Jalan Abdul Wahab Sawangan, Depok, Sabtu.

Kapolresta Depok AKBP Aziz Ardiansyah saat dikonfirmasi mengatakan, tim gabungan Densus 88 Antiteror Mabes Polri dan Polda Metro Jaya menggeledah kediaman BS.

Polri menuding BS mengikuti pelatihahan di Gunung Ciremai dengan tujuan melakukan aksi terorisme.

Baca juga: Satu Orang Terduga Teroris Ditangkap di Depok

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bisakah Beli Tiket Dufan On The Spot?

Bisakah Beli Tiket Dufan On The Spot?

Megapolitan
Rute Transjakarta 2E Rusun Rawa Bebek-Penggilingan via Rusun Pulo Gebang

Rute Transjakarta 2E Rusun Rawa Bebek-Penggilingan via Rusun Pulo Gebang

Megapolitan
Dinas SDA DKI Sebut Proyek Polder di Tanjung Barat Akan Selesai pada Mei 2024

Dinas SDA DKI Sebut Proyek Polder di Tanjung Barat Akan Selesai pada Mei 2024

Megapolitan
Ketua DPRD Sebut Masih Ada Kawasan Kumuh Dekat Istana, Pemprov DKI: Lihat Saja di Google...

Ketua DPRD Sebut Masih Ada Kawasan Kumuh Dekat Istana, Pemprov DKI: Lihat Saja di Google...

Megapolitan
Mobil Rubicon Mario Dandy Dilelang Mulai dari Rp 809 Juta, Kajari Jaksel: Kondisinya Masih Cukup Baik

Mobil Rubicon Mario Dandy Dilelang Mulai dari Rp 809 Juta, Kajari Jaksel: Kondisinya Masih Cukup Baik

Megapolitan
Sindikat Pencuri di Tambora Berniat Buka Usaha Rental Motor

Sindikat Pencuri di Tambora Berniat Buka Usaha Rental Motor

Megapolitan
PDI-P DKI Mulai Jaring Nama Bacagub DKI, Kader Internal Jadi Prioritas

PDI-P DKI Mulai Jaring Nama Bacagub DKI, Kader Internal Jadi Prioritas

Megapolitan
PDI-P Umumkan Nama Bacagub DKI yang Diusung pada Mei 2024

PDI-P Umumkan Nama Bacagub DKI yang Diusung pada Mei 2024

Megapolitan
Keluarga Tak Tahu RR Tewas di Tangan 'Pelanggannya' dan Dibuang ke Sungai di Bekasi

Keluarga Tak Tahu RR Tewas di Tangan "Pelanggannya" dan Dibuang ke Sungai di Bekasi

Megapolitan
KPU Jaktim Buka Pendaftaran PPK dan PPS untuk Pilkada 2024, Ini Syarat dan Jadwal Seleksinya

KPU Jaktim Buka Pendaftaran PPK dan PPS untuk Pilkada 2024, Ini Syarat dan Jadwal Seleksinya

Megapolitan
NIK-nya Terancam Dinonaktifkan, 200-an Warga di Kelurahan Pasar Manggis Melapor

NIK-nya Terancam Dinonaktifkan, 200-an Warga di Kelurahan Pasar Manggis Melapor

Megapolitan
Pembunuh Wanita 'Open BO' di Pulau Pari Dikenal Sopan oleh Warga

Pembunuh Wanita "Open BO" di Pulau Pari Dikenal Sopan oleh Warga

Megapolitan
Pengamat: Tak Ada Perkembangan yang Fenomenal Selama PKS Berkuasa Belasan Tahun di Depok

Pengamat: Tak Ada Perkembangan yang Fenomenal Selama PKS Berkuasa Belasan Tahun di Depok

Megapolitan
“Liquid” Ganja yang Dipakai Chandrika Chika Cs Disebut Modus Baru Konsumsi Narkoba

“Liquid” Ganja yang Dipakai Chandrika Chika Cs Disebut Modus Baru Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Chandrika Chika Cs Jalani Asesmen Selama 3,5 Jam di BNN Jaksel

Chandrika Chika Cs Jalani Asesmen Selama 3,5 Jam di BNN Jaksel

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com