Christiano, Korban Tenggelam di Baduy, Sempat Tak Diizinkan Ikut "Study Tour"

Kompas.com - 27/10/2019, 10:59 WIB
Suasana rumah duka Christiano, korban tenggelam di Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (26/10/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVASuasana rumah duka Christiano, korban tenggelam di Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (26/10/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Andi Malau (26), paman Christiano Arthur Immanuel Rumahorbo, salah satu dari lima korban tenggelam di kawasan wisata adat Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, mengatakan, keponakannya sempat dilarang ibunya untuk ikut study tour.

Sebab ibunya heran sekolahan mencari tempat study tour yang jauh di Baduy.

“Dari kemarin memang sudah tidak diizinkan karena jauh. Masa study tour anak SMP ke Baduy, biasanya kan ke Bogor, Taman Bunga atau yang dekat,” ujar Andi saat ditemui di rumah duka di Jalan Pertanian Utara, Duren Sawit, Jakarta Pusat, Sabtu (26/10/2019).

Meski dilarang, kata Andi, keponakannya tetap bersikeras untuk ikut dalam study tour itu.

Baca juga: Isak Tangis di Rumah Moses, Korban Tenggelam di Baduy

Bahkan, Christiano sempat marah kepada ibunya ketika tak diperbolehkan berangkat ke Baduy.

“Nah, karena ngambek itulah makanya langsung diizinkan sama ibunya,” ucap Andi.

Andi mengatakan, setelah Christian pergi study tour ke Baduy, ibunya terus merasa khawatir. Sebab baru kali ini, ia melepas anak kesayangannya pergi jauh.

“Namanya juga anak bungsu biasa pergi sama ibunya ya. Sekali pergi sendiri tanpa ada ibunya, ya khawatirlah dia,” kata Andi.

Baca juga: 5 Siswa SMP Budhaya 3 Jakarta Tewas di Baduy, Polisi Periksa 5 Saksi

Saat hari Jumat (25/10/2019), ia tak menyangka mendapat kabar dari sekolah bahwa keponakannya tewas tenggelam di danau Baduy.

Andi mengatakan, saat mendengar kabar anaknya telah tiada, sang ibu langsung menjerit dan menangis tangis ketika tengah mencuci pakaian.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Sapi Kurban di Jaksel Berkisar antara Rp 16 Juta hingga Rp 90 Juta

Harga Sapi Kurban di Jaksel Berkisar antara Rp 16 Juta hingga Rp 90 Juta

Megapolitan
UI Kerja Sama dengan Kementerian Desa Riset Program Ketahanan Ekonomi

UI Kerja Sama dengan Kementerian Desa Riset Program Ketahanan Ekonomi

Megapolitan
Persebaran Kasus Covid-19 di Kawasan Industri, dari Toyota hingga Unilever

Persebaran Kasus Covid-19 di Kawasan Industri, dari Toyota hingga Unilever

Megapolitan
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Tangsel Dilakukan Secara Daring

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Tangsel Dilakukan Secara Daring

Megapolitan
Kepatuhan Warga Rendah, Wagub DKI Minta Dewan Kota/Kabupaten Sosialisasi Protokol Pencegahan Covid-19

Kepatuhan Warga Rendah, Wagub DKI Minta Dewan Kota/Kabupaten Sosialisasi Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
UPDATE 9 Juli: 13 Kelurahan di Depok Masih di Zona Merah Covid-19

UPDATE 9 Juli: 13 Kelurahan di Depok Masih di Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Virus Corona Menyebar di Udara, Ini Saran Epidemiolog Terkait Aktivitas Bioskop

Virus Corona Menyebar di Udara, Ini Saran Epidemiolog Terkait Aktivitas Bioskop

Megapolitan
Mobil Tercebur di Kalimalang, Anak Tiga Tahun Masih Dicari

Mobil Tercebur di Kalimalang, Anak Tiga Tahun Masih Dicari

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Larang Resepsi Pernikahan karena Rentan Penularan Covid-19

Pemprov DKI Masih Larang Resepsi Pernikahan karena Rentan Penularan Covid-19

Megapolitan
Daftar 52 Kelurahan di Kota Tangerang yang Masih Ada Kasus Covid-19

Daftar 52 Kelurahan di Kota Tangerang yang Masih Ada Kasus Covid-19

Megapolitan
5 Fakta Aksi WN Perancis Predator Paedofil, Modus Jadi Fotografer hingga 305 Anak Jadi Korban

5 Fakta Aksi WN Perancis Predator Paedofil, Modus Jadi Fotografer hingga 305 Anak Jadi Korban

Megapolitan
Kisah Arista Peraih Ratusan Penghargaan yang Pilih Putus Sekolah Setelah Gagal PPDB Jakarta

Kisah Arista Peraih Ratusan Penghargaan yang Pilih Putus Sekolah Setelah Gagal PPDB Jakarta

Megapolitan
Sedang Dorong Sepeda karena Ban Bocor, Lansia di Depok Meninggal

Sedang Dorong Sepeda karena Ban Bocor, Lansia di Depok Meninggal

Megapolitan
Mobil Tercebur ke Kalimalang, Ibu Ditemukan Meninggal, Anak Hanyut

Mobil Tercebur ke Kalimalang, Ibu Ditemukan Meninggal, Anak Hanyut

Megapolitan
Kisah Petugas Kebersihan KRL Temukan Uang Rp 500 Juta, Mengira Sampah hingga Kembalikan ke Pemilik

Kisah Petugas Kebersihan KRL Temukan Uang Rp 500 Juta, Mengira Sampah hingga Kembalikan ke Pemilik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X