Peringati Sumpah Pemuda, Mahasiswa Bekasi Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD

Kompas.com - 28/10/2019, 15:27 WIB
Front Mahasiswa Bekasi berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Bekasi bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANFront Mahasiswa Bekasi berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Bekasi bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Bekasi melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (28/10/2019) siang. Aksi ini bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh tiap 28 Oktober.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, para mahasiswa mulai berdatangan sekitar pukul 14.00 WIB.

Mengenakan jaket almamater, mereka merupakan gabungan dari beberapa universitas, yakni Universitas Tri Bhakti, Bani Saleh, dan Unisma Bekasi.

Jumlah pengunjuk rasa tidak begitu gemuk sehingga tidak banyak memakan badan Jalan Chairil Anwar di depan Gedung DPRD Kota Bekasi. Mereka mengawali aksi mereka dengan menyanyikan "Indonesia Raya".

"Elite berkoalisi, rakyat yang jadi oposisi," tulis mahasiswa dalam spanduk mereka.

"Cukup skincare yang mahal, BPJS jangan!" tulis mahasiswa yang lain.

"Tuntaskan semua konflik akibat perampasan ruang hidup di Bekasi Raya!" tulis lainnya lagi.

"Bebaskan aktivis prodemokrasi yang jadi korban aksi 24 dan 30 September!"

Dalam aksinya, para mahasiswa mengajukan lima tuntutan yang seluruhnya merupakan isu nasional. Pertama menuntut mewujudkan tuntutan dalam gerakan #reformasidikorupsi, kedua mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis, ketiga menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan, keempat mewujudkan reforma agraria sejati, kelima stop pencemaran lingkungan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X