Pemkot Tangsel Butuh Rp 3 Miliar jika Ingin Cetak Sendiri Blangko E-KTP

Kompas.com - 28/10/2019, 15:38 WIB
Ilustrasi e-KTP KOMPAS/WISNU WIDIANTOROIlustrasi e-KTP

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan berharap bisa mengadakan sendiri blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik untuk warganya yang belum memiliki e-KTP.

Jika diberikan kewenangan dari Pemerintah Pusat, pengadaan blangko KTP untuk masyarakat Tangsel diperkirakan mencapai Rp 3 miliar.

"Jika pemerintah pusat mengizinkan pengadaan blangko KTP elektronik dilakukan di masing-masing daerah. Untuk Tangsel hanya perlu Rp 3 miliar," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tangerang Selatan Dedi Budiawan, saat dihubungi, Senin (28/10/2019).

Dedi menjelaskan, total anggaran tersebut akan digunakan untuk mencetak e-KTP seharga Rp 10.000 per keping bagi 300.000 masyarakat dari tujuh kecamatan yang ada di Tangerang Selatan.

Baca juga: Pemkot Tangsel Ingin Cetak Sendiri Blangko E-KTP

"Membutuhkan 300.000 keping KTP elektronik per tahun. Dengan harga Rp 10.000 per keping, maka dibutuhkan Rp 3 miliar," kata Dedi.

Sampai saat ini pengadaan blangko KTP elektronik sendiri di setiap daerah masih diupayakan. Pasalnya, berdasarkan Undang-Undang Administrasi Kependudukan (Adminduk), pengadaan blangko KTP elektronik harus dilakukan oleh Pemerintah Pusat. 

“Aturannya seperti itu, makanya kalau mau dialihkan ke daerah, Undang-Undang Adminduknya harus direvisi,” kata Dedi. 

Sebelumnya, Pemkot Tangsel melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat tentang pengadaan blangko KTP Elektronik di setiap daerah.

Ini menyusul karena ada tujuh kecamatan di wilayah Tangerang Selatan tidak memiliki stok blangko e-KTP. Kondisi ini terjadi pada Pemilu 2019 lalu.

Sehingga pemohonan e-KTP baru maupun perbaikkan selama itu hanya diberikan surat keterangan (suket) yang menjadi pengganti sementara identitas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X