Jelang Musim Hujan, Warga Tangsel Diminta Waspada Penyakit DBD

Kompas.com - 30/10/2019, 09:10 WIB
Petugas Dinas Kesehatan melakukan pengasapan (fogging) di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (8/2/2019). Dinkes Mamuju melakukan fogging sebagai upaya untuk mencegah wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kerap muncul saat perubahan musim. ANTARA FOTO/AKBAR TADOPetugas Dinas Kesehatan melakukan pengasapan (fogging) di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (8/2/2019). Dinkes Mamuju melakukan fogging sebagai upaya untuk mencegah wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kerap muncul saat perubahan musim.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Warga Kota Tangerang Selatan diminta waspada terhadap penyakit demam berdarah menjelang musim hujan.

Stasiun Klimatologi Tangsel memprediksi musim penghujan terjadi bulan November 2019.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kota Tangerang Selatan Imbar mengatakan, faktor yang memengaruhi munculnya penyakit, yakni rendahnya status kekebalan kelompok masyarakat.

Adapun penyakit DBD muncul karena banyaknya tempat nyamuk berkembang biak yang biasa terjadi pada musim penghujan.

"Terkait musim antara musim panas ke penghujan tetap diwaspadai yang berkaitan dengan jentik nyamuk," kata Imbar saat dihubungi, Selasa (30/10/2019) malam.

Masyarakat perlu menjaga kesehatan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan demam berdarah.

Salah satu yang dapat dilakukan diantaranya melalui PSN 3M Plus.

"Lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara Mengurangi, Menutup dan Menyingkirkan (3M) Plus yang berpotensi adanya nyamuk, " tuturnya.

Imbar mengatakan untuk melakukan hal tersebut dibutuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk bersama-sama. Sebab sarang nyamuk dapat muncul di mana saja.

"Diperlukan kepedulian peran serta aktif masyarakat untuk bergotong royong melakukan langkah-langkah pencegahan penularan penyakit DBD, melalui kegiatan pemberantasan nyamuk dan jentik secara berkala," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Megapolitan
Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Megapolitan
Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Megapolitan
Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Megapolitan
Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Megapolitan
Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Megapolitan
Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Megapolitan
Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Megapolitan
Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X