Kebakaran di Dekat Stasiun Taman Kota Hanguskan 20 Rumah Kontrakan

Kompas.com - 30/10/2019, 12:21 WIB
Kebakaran di dekat stasiun Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (30/10/2019) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKebakaran di dekat stasiun Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (30/10/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran di dekat Stasiun Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (30/10/2019), menghanguskan sekitar 20 unit rumah kontrakan.

Kebakaran juga sempat membuat perjalanan Commuter Line (KRL) dan KA Bandara terhambat.

"Sekitar 20 rumah kontrakan yang terbakar," kata Kasie Penanggulan Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Damkar Jakarta Barat Rompis Romli ketika dihubungi.

Rompi mengatakan, pihaknya mengerahkan 14 unit mobil damkar setelah menerima informasi kebakaran.


Baca juga: Kebakaran di Dekat Stasiun Taman Kota, Perjalanan KA Bandara dan KRL Sempat Terganggu

Sejauh ini, pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran.

Sampai berita ini ditulis, pendinginan masih dilakukan petugas.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga yang rumahnya terbakar berhasil keluar dari rumah sebelum api membesar.

Sementara itu, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menyebutkan, terhambatnya KA Bandara dan KRL terjadi sekitar pukul 09.20 WIB.

"Pada saat kejadian, KA bandara dan KRL tidak dapat melintas sampai dengan lokasi selesai di padamkan," ujar Eva.

Menurut Eva, perjalanan kereta kembali normal pukul 10.20 WIB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekda DKI Pastikan Anggota TGUPP yang Rangkap Jabatan Akan Diberhentikan

Sekda DKI Pastikan Anggota TGUPP yang Rangkap Jabatan Akan Diberhentikan

Megapolitan
Kepada Polisi, Ibu di Kedoya Mengaku Tak Tahu Bayi Berusia 40 Hari Belum Bisa Mencerna Pisang

Kepada Polisi, Ibu di Kedoya Mengaku Tak Tahu Bayi Berusia 40 Hari Belum Bisa Mencerna Pisang

Megapolitan
Warga Kampung Mampangan Depok Temukan Ular Sanca 3 Meter di Bantaran Kali

Warga Kampung Mampangan Depok Temukan Ular Sanca 3 Meter di Bantaran Kali

Megapolitan
Anggaran TGUPP Dipangkas untuk 50 Orang, Fraksi PDI-P Anggap Masih Terlalu Banyak

Anggaran TGUPP Dipangkas untuk 50 Orang, Fraksi PDI-P Anggap Masih Terlalu Banyak

Megapolitan
Pemprov DKI Anggarkan Rp 170 Miliar untuk Revitalisasi Terminal Kampung Rambutan

Pemprov DKI Anggarkan Rp 170 Miliar untuk Revitalisasi Terminal Kampung Rambutan

Megapolitan
Jualan di Bahu Jalan, PKL Senen Merasa Tak Ganggu Lalu Lintas

Jualan di Bahu Jalan, PKL Senen Merasa Tak Ganggu Lalu Lintas

Megapolitan
Bayi Berusia 40 Hari di Kedoya Meninggal karena Tersedak Pisang yang Diberikan Ibunya

Bayi Berusia 40 Hari di Kedoya Meninggal karena Tersedak Pisang yang Diberikan Ibunya

Megapolitan
DPRD DKI Terbelah Soal TGUPP, PDI-P dan PSI Menolak, Gerindra dan PAN Mendukung

DPRD DKI Terbelah Soal TGUPP, PDI-P dan PSI Menolak, Gerindra dan PAN Mendukung

Megapolitan
Diusulkan untuk Gaji 67 Anggota, Anggaran TGUPP Dipangkas Hanya Buat 50 Orang

Diusulkan untuk Gaji 67 Anggota, Anggaran TGUPP Dipangkas Hanya Buat 50 Orang

Megapolitan
PKL Senen Akan Direlokasi, Pemkot Jakpus Diminta Sosialisasi ke Masyarakat

PKL Senen Akan Direlokasi, Pemkot Jakpus Diminta Sosialisasi ke Masyarakat

Megapolitan
Ada Permainan Tradisional Betawi dan Area Outbond di Taman Tomang Rawa Kepa

Ada Permainan Tradisional Betawi dan Area Outbond di Taman Tomang Rawa Kepa

Megapolitan
Perusahaan Patungan PT KAI dan PT MRT Jakarta Bertugas Kelola Kawasan Transit hingga Tiketing

Perusahaan Patungan PT KAI dan PT MRT Jakarta Bertugas Kelola Kawasan Transit hingga Tiketing

Megapolitan
Dishub Sebut Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi oleh PT KAI Tanpa Kajian Matang

Dishub Sebut Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi oleh PT KAI Tanpa Kajian Matang

Megapolitan
Sidang Eksepsi Kasus 'Ikan Asin' Akan Digelar Tahun Depan

Sidang Eksepsi Kasus "Ikan Asin" Akan Digelar Tahun Depan

Megapolitan
Lay Bay Ditutup, Angkot dan Ojol Bakal Dilarang Ngetem di Depan Stasiun Bekasi?

Lay Bay Ditutup, Angkot dan Ojol Bakal Dilarang Ngetem di Depan Stasiun Bekasi?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X