Kompas.com - 30/10/2019, 17:43 WIB
Warga menyaksikan operasi pengangkutan sampah di Kali Jambe, Kabupaten Bekasi, Jumat (6/9/2019). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANWarga menyaksikan operasi pengangkutan sampah di Kali Jambe, Kabupaten Bekasi, Jumat (6/9/2019).


BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bekasi Dody Agus Supriyanto mengklaim bahwa jajarannya siap membersihkan tumpukan sampah di Kali Jambe, Desa Satriajaya, Tambun Utara.

"Kami sih sudah siap mobil, tinggal alat beratnya. Nah alat beratnya enggak tahu, menunggu Dinas PUPR. Kami mah sudah siap," ujar Dody melalui telepon, Rabu (30/10/2019) siang.

Namun demikian, ia tak mau menyebut jumlah pasti personel dan armada yang siaga mengangkut sampah di Kali Jambe. Ia hanya menyatakan kesiapan.

Baca juga: Aparat Desa Satriajaya Gemas, Pemkab Bekasi Hanya Pantau Kali Jambe yang Tertutup Sampah

"Ya pokoknya kita sudah siapin saja. Yang sudah-sudah kan kita juga nerjunin banyak," kata Dody.

"Pokoknya kita siap terjunkan personel, mobil," ujar dia lagi saat ditanya lagi soal jumlah pasukan yang siap dikerahkan.

Meski tak menyebut jumlah pasukan dan armada, Dody mengklaim jajarannya siap turun hari ini juga. Namun, menurut dia, lagi-lagi hal itu terganjal oleh macetnya komunikasi dengan Dinas PUPR terkait pengerahan alat berat. Dody mengatakan, alat berat mutlak diperlukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nanyanya ke DInas PUPR berapa-berapanya. Kami mah sudah siap (kalau) hari ini turun," tutup Dody.

Baca juga: Tumpukan Sampah Kali Jambe di Satriajaya Bekasi Jadi Tempat Main Anak-anak

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Nur Chaidir tak menanggapi permintaan wawancara Kompas.com dan awak media lain.

Sebagai informasi, sudah tiga hari sejak Minggu (27/10/2019), tumpukan sampah sepanjang 200 meter memenuhi aliran Kali Jambe di Desa Satriajaya, Tambun Utara. Warga mengatakan, sampah itu merupakan kiriman ketika hujan turun sesaat pada Minggu sore.

Di sisi lain, saling tunggu antara dua dinas tadi memang selalu terjadi ketika permasalahan sampah kali di Kabupaten Bekasi mencuat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluhan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tes PCR Mahal dan Sulit Akses PeduliLindungi

Keluhan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tes PCR Mahal dan Sulit Akses PeduliLindungi

Megapolitan
Janji Kampanye Cetak Wirausaha Baru, Anies: Alhamdulillah Target Tidak Tercapai, tetapi Terlampaui...

Janji Kampanye Cetak Wirausaha Baru, Anies: Alhamdulillah Target Tidak Tercapai, tetapi Terlampaui...

Megapolitan
Hasil Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Dapat Keluar 3 Jam Setelah Pengambilan Sampel

Hasil Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Dapat Keluar 3 Jam Setelah Pengambilan Sampel

Megapolitan
Cerita Andriawan Soal Pesan Terakhir Ibunya yang Tewas Tertimpa Rumah Ambruk di Kalideres

Cerita Andriawan Soal Pesan Terakhir Ibunya yang Tewas Tertimpa Rumah Ambruk di Kalideres

Megapolitan
Remaja Palak Sopir Truk di Kalideres, Polisi: Alasannya Buat Beli Rokok dan Nasi

Remaja Palak Sopir Truk di Kalideres, Polisi: Alasannya Buat Beli Rokok dan Nasi

Megapolitan
Puslabfor Polri Olah TKP Rumah di Kalideres yang Ambruk hingga Tewaskan Ibu dan Anak

Puslabfor Polri Olah TKP Rumah di Kalideres yang Ambruk hingga Tewaskan Ibu dan Anak

Megapolitan
Video Sopir Truk Dipalak di Kalideres Viral, Polisi Tangkap Pelaku yang Ternyata Masih Remaja

Video Sopir Truk Dipalak di Kalideres Viral, Polisi Tangkap Pelaku yang Ternyata Masih Remaja

Megapolitan
Ibu dan Adiknya Tewas Tertimpa Rumah Ambruk di Kalideres, Andriawan: Saya Cuma Bisa Pasrah...

Ibu dan Adiknya Tewas Tertimpa Rumah Ambruk di Kalideres, Andriawan: Saya Cuma Bisa Pasrah...

Megapolitan
Rumah Ambruk di Kalideres, Anak Korban Sempat Ikut Mencari Jasad Ibu dan Adiknya

Rumah Ambruk di Kalideres, Anak Korban Sempat Ikut Mencari Jasad Ibu dan Adiknya

Megapolitan
PPKM Level 2 di Jakarta, Pembatasan Kapasitas Penumpang KRL Masih Berlaku

PPKM Level 2 di Jakarta, Pembatasan Kapasitas Penumpang KRL Masih Berlaku

Megapolitan
Anies Bahas 5 Program Kolaborasi Bersama PBB

Anies Bahas 5 Program Kolaborasi Bersama PBB

Megapolitan
Kebakaran Landa Pasar Kalideres, 60 Kios Pedagang Hangus Dilalap Api

Kebakaran Landa Pasar Kalideres, 60 Kios Pedagang Hangus Dilalap Api

Megapolitan
Ambruk hingga Tewaskan Ibu dan Anak, Rumah di Kalideres Akan Dirobohkan

Ambruk hingga Tewaskan Ibu dan Anak, Rumah di Kalideres Akan Dirobohkan

Megapolitan
Pemkot Jakbar Akan Beri Santunan untuk Keluarga Korban Rumah Ambruk di Kalideres

Pemkot Jakbar Akan Beri Santunan untuk Keluarga Korban Rumah Ambruk di Kalideres

Megapolitan
Polisi Tangkap Lima Orang Terkait Kasus Temuan Mayat Pria Terbungkus Kain di KBT Cilincing

Polisi Tangkap Lima Orang Terkait Kasus Temuan Mayat Pria Terbungkus Kain di KBT Cilincing

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.