Polisi Buru Pelaku Buang Bayi di Pondok Aren

Kompas.com - 31/10/2019, 10:18 WIB
Polsek Pondok Aren masih mengejar pelaku pembuang bayi di kebun kosong Jalan H Sarmili,  Jurangmangu Timur,  Pondok Aren, Tangerang Selatan,  Minggu, Minggu (27/10/2019) lalu.  IstimewaPolsek Pondok Aren masih mengejar pelaku pembuang bayi di kebun kosong Jalan H Sarmili, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu, Minggu (27/10/2019) lalu.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polsek Pondok Aren memburu pelaku pembuang bayi di kebun kosong Jalan H Sarmili, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu (27/10/2019) lalu.

"Iya itu abortus (aborsi). kita masih lakukan penyelidikan terhadap pelaku pembuangnya," kata Kapolsek Pondok Aren, Kompol Afroni Sugiarto saat ditemui di Polres Tangerang Selatan, Kamis (31/10/2019).

Menurut Afroni, pihaknya tengah mengumpulkan ketua rukun tetangga (RT) yang ada di sekitar lokasi pembuangan bayi di lahan kosong milik Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

"Kita kumpulkan para RT, untuk mengetahui apakah ada warga yang hamil sebelumnya," ucapnya.

Mayat bayi itu pertama kali ditemukan oleh salah satu warga bernama Anwar Sadad pada Minggu (27/10/2019) pukul 9.00 WIB.

Saat ditemukan, mayat bayi dalam keadaan terbungkus kantong plastik hitam yang sudah dikerubungi lalat.

Belum diketahui pasti jenis kelamin dan usia bayi karena kondisinya yang sudah tidak utuh.

Setelah mengetahui hal tersebut, warga langsung melaporkan ke Polsek Pondok Aren untuk penyelidikan lebih lanjut.

Saat itu mayat bayi tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

Megapolitan
Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Megapolitan
Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Megapolitan
Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

Megapolitan
BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

Megapolitan
Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Megapolitan
Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Megapolitan
Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Megapolitan
Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Megapolitan
Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Megapolitan
Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Megapolitan
Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Megapolitan
Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X