Temukan Sabu di Mobil yang Terparkir Seharian, Polisi Miris dengan Pengamanan di Mal

Kompas.com - 31/10/2019, 15:10 WIB
Kasatnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz saat konferensi pers kasus narkoba di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (31/10/2019). KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKasatnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz saat konferensi pers kasus narkoba di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (31/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat (AKBP) Erick Frendriz menyayangkan minimnya pengamanan pihak sekuriti di salah satu mal.

Pasalnya, polisi menemukan 23 kilogram sabu di bagasi mobil yang terparkir lebih dari 24 jam di mal itu.

"Di sini kami sangat miris bahwa pengamanan di mall tidak maksimal. Karena seharusnya untuk parkir mobil yang lebih dari 24 jam harus ada kecurigaan dari security setempat," kata Erick di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (31/10/2019).

Padahal menurut Erick pihak keamanan bisa melaporkan kepada polisi apabila ada kendaraan yang terparkir lebih dari 24 jam.

Baca juga: Polres Jakbar Tangkap Pengedar Narkoba Jaringan Internasional yang Beraksi di Mal

Terlebih polisi mempertanyakan pihak keamanan mal yang tidak lengkap menjalankan SOP dengan mengecek bagasi mobil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi imbauan kami kepada teman-teman sekuriti di mal atau apartemen jika ada kendaraan parkir lama patut dicurigai. Pemeriksaan pun kemudian sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pemeriksaan masuk pun lebih hati-hati lagi," tambah Erick.

Sebelumnya Satnarkoba Polres Jakarta Barat menangkap SS yang merupakan tersangka pengedar narkoba jaringan internasional.

SS membawa 23kg sabu di dalam bagasi mobil. Lokasi penangkapan SS sendiri berada di salah satu mall yang terletak di Jakarta Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Megapolitan
Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Megapolitan
Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Megapolitan
Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Megapolitan
Total 6 Anggota Pemuda Pancasila Pengeroyok Perwira Menengah Polisi Ditangkap

Total 6 Anggota Pemuda Pancasila Pengeroyok Perwira Menengah Polisi Ditangkap

Megapolitan
Bentrokan PP dan FBR di Ciledug, Ini Respons Wali Kota Tangerang

Bentrokan PP dan FBR di Ciledug, Ini Respons Wali Kota Tangerang

Megapolitan
Kronologi Kematian Mahasiswi UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa di Bogor

Kronologi Kematian Mahasiswi UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa di Bogor

Megapolitan
Tertangkap Warga, Begal Babak Belur Diamuk Massa di Cakung

Tertangkap Warga, Begal Babak Belur Diamuk Massa di Cakung

Megapolitan
Polantas Tembak 2 Orang di Exit Tol Bintaro, Propam Usut Pelanggaran Kode Etik

Polantas Tembak 2 Orang di Exit Tol Bintaro, Propam Usut Pelanggaran Kode Etik

Megapolitan
Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Demo di Kampus Terkait Kematian Rekannya Saat Pembaretan Menwa

Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Demo di Kampus Terkait Kematian Rekannya Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Polantas Penembak di Exit Tol Bintaro Belum Jadi Tersangka, Polda Metro Sebut Kurang Alat Bukti

Polantas Penembak di Exit Tol Bintaro Belum Jadi Tersangka, Polda Metro Sebut Kurang Alat Bukti

Megapolitan
Tak Pernah Kebagian Kuota, Warga Senang Akhirnya Bisa Vaksinasi Covid-19 Saat Belanja di Pasar

Tak Pernah Kebagian Kuota, Warga Senang Akhirnya Bisa Vaksinasi Covid-19 Saat Belanja di Pasar

Megapolitan
Buruh Berencana Gugat ke Pengadilan jika Anies Tak Revisi UMP 2022 Jakarta

Buruh Berencana Gugat ke Pengadilan jika Anies Tak Revisi UMP 2022 Jakarta

Megapolitan
Polda Metro Jaya Belum Tetapkan Anggotanya Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro, Apa Alasannya?

Polda Metro Jaya Belum Tetapkan Anggotanya Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro, Apa Alasannya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.