Kompas.com - 01/11/2019, 23:03 WIB
Seorang pengendara motor tak menggunakan helm ditindak Polisi saat operasi zebra jaya 2019 yang digelar Satlantas Polres Tangsel di Jalan Letnan Sutopo, BSD Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (23/10/2019). KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMISeorang pengendara motor tak menggunakan helm ditindak Polisi saat operasi zebra jaya 2019 yang digelar Satlantas Polres Tangsel di Jalan Letnan Sutopo, BSD Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (23/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar berujar, perlu ada kesadaran masyarakat dalam mematuhi rambu lalu lintas, sehingga angka pelanggaran tidak tinggi seperti yang terungkap dalam Operasi Zebra Jaya 2019.

"Sekali lagi, saya lihat langsung kalau selesai razia masyarakat mengulang lagi. Jadi kita butuh kesadaran masyarakat," ucap Fahri di traffic light Tomang Raya, Jakarta Barat, Jumat (1/11/2019).

Fahri mengatakan hal ini bukan tanpa bukti. Sebab, ia turun langsung saat memimpin Operasi Zebra Jaya di Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat.

Kata dia, kebanyakan pengendara yang mengetahui keberadaan polisi tidak jadi memasuki jalur bus transjakarta. Sementara jika polisi sudah tidak berjaga, masyarakat kembali berani melakukan pelanggaran.

Baca juga: Polisi Gelar Sidang di Tempat Saat Operasi Zebra 2019 di Kolong Flyover Tomang

"Jadi itu salah satu sasaran (masuk jalur transjakarta) prioritas kami secara konvensional. Waktu itu saya pimpin langsung razia di jalur busway di Daan Mogot. Kami lakukan razia dari jam 07.00 WIB sampai jam 11.30 WIB, lalu dilanjutkan jam 13.00 WIB sampai 15.00 WIB," ucap Fahri.

"Karena begitu polisi melaksanakan razia, sudah ditemukan pelanggaran, selesai razia mereka ulangi tuh," tambahnya.

Oleh sebab itu Fahri mengimbau kepada masyarakat agar tetap terus tertib berlalu lintas, baik saat ada petugas maupun tidak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

Megapolitan
Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

Megapolitan
Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

Megapolitan
Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

Megapolitan
Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

Megapolitan
Resah karena Diancam dan Diintimidasi oleh Ormas, Warga Kranji Lapor Polisi

Resah karena Diancam dan Diintimidasi oleh Ormas, Warga Kranji Lapor Polisi

Megapolitan
Satu Lagi Pohon Tumbang di Larangan Tangerang, Kali Ini Timpa Truk

Satu Lagi Pohon Tumbang di Larangan Tangerang, Kali Ini Timpa Truk

Megapolitan
Penumpang KA yang Baru Divaksin Dosis Satu Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

Penumpang KA yang Baru Divaksin Dosis Satu Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

Megapolitan
Polres Tangsel Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anak yang Videonya Viral

Polres Tangsel Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anak yang Videonya Viral

Megapolitan
Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Ini Aturan Lengkapnya...

Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Ini Aturan Lengkapnya...

Megapolitan
Bocah 11 Tahun Berkali-kali Diperkosa Paman dan Tetangga di Cengkareng

Bocah 11 Tahun Berkali-kali Diperkosa Paman dan Tetangga di Cengkareng

Megapolitan
P2TP2A Akan Berikan 'Trauma Healing' ke Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel

P2TP2A Akan Berikan "Trauma Healing" ke Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel

Megapolitan
Hujan Lebat, Kompleks Karang Tengah Permai Tangerang Tergenang 60 Sentimeter

Hujan Lebat, Kompleks Karang Tengah Permai Tangerang Tergenang 60 Sentimeter

Megapolitan
Daihatsu Terios Oleng lalu Tabrak Separator Busway di Kebayoran Lama

Daihatsu Terios Oleng lalu Tabrak Separator Busway di Kebayoran Lama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.